Belawan | REALITAS – Aliansi Masyarakat Belawan Menggugat mengeruduk Polres Pelabuhan Belawan dan menuntut pihak Kepolisian untuk segera melakukan tindakan tegas pelaku aksi begal di Jl. Pelabuhan Raya, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan pada Rabu, (19/11/2025).
Maraknya aksi begal membuat masyarakat sangat resah untuk menjalankan aktivitasnya dan mendesak pihak kepolisian melakukan tindakan tegas terhadap pelakunya.
“Pelaku begal sudah merajalela, membuat aktivitas kami sangat terganggu dan sangat mengancam keselamatan. Kami meminta pihak Kepolisian dapat memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat Medan Utara khususnya Kecamatan Medan Belawan,” ucap Zulham (55) warga Belawan Bahagia yang turut dalam aksi tersebut.

Warga mendesak pihak Kepolisian untuk segera menangkap pelaku begal dan memberantas peredaran narkoba serta menangkap para bandar narkoba.
“Kami mendukung pihak Kepolisian untuk menangkap pelaku begal dan pelaku narkoba seperti Sugeng, Iwan Gondrong dan Candra yang cukup di kenal sebagai BD narkoba Belawan,” tegas Ustadz M. Nabawi saat berorasi didepan Kapolres Pelabuhan Belawan dan Waka Polres Belawan serta pejabat lainnya.
Setelah menyampaikan orasi, sejumlah perwakilan pengunjuk rasa bertemu dengan Kapolres dan jajaran yang kemudian menandatangani satu kesepakatan kerja sama untuk memberantas semua kejahatan yang dituntut masyarakat.
“Apa yang kalian rasakan, kami juga dapat merasakannya dan bahkan anggota saya juga ada yang menjadi korban,” ujar Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Wahyudi Rahman.
Dijelaskan, saat ini jumlah personil Polres Pelabuhan Belawan ada sebanyak 465 orang dan jika dibanding dengan jumlah warga Belawan yang berjumlah sekitar 856.000 orang sangat tidak sebanding.
“Untuk itu kami sangat membutuhkan dukungan dan informasi dari masyarakat dan kami berjanji dalam 3 Hari ini akan kami tindak tegas pelaku begal dan narkoba, bahkan apabila ada oknum internalnya yang nakal akan ditindak tegas,” lanjut AKBP Wahyudi Rahman.
“Semua tuntutan masyarakat ini akan diakomodir ke tingkat lebih tinggi dan saya minta maaf kalau kami belum sempurna melayani masyarakat Belawan,” tutup Kapolres Pelabuhan Belawan.
Acara diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan dan ratusan pengunjuk rasa meninggalkan Polres Pelabuhan Belawan dengan tertib. (Win)


