Majukan Seni Budaya Tradisional, 6 Tahun Milad FKJK Penuh Dukungan Paguyuban

oleh -43.759 views

Pekanbaru | REALITAS – Forum Komunikasi Jaranan dan Kuda Lumping (FKJK) Provinsi Riau melaksanakan Milad yang ke 6 tahun bertempat di Taman Rekreasi Alam Mayang pada Minggu, 14 September 2025.

Ketua FKJK Riau, Sularno mengatakan berdirinya forum ini menjadi wadah besar bagi para seniman jaranan dan kuda lumping untuk berkumpul, berkarya, sekaligus menjaga identitas budaya Nusantara.

“Awalnya hanya 10 grup jaranan yang bergabung. Alhamdulillah, kini sudah ada 281 grup yang resmi menjadi bagian dari FKJK Riau,” ungkap Sularno.

Sesuai namanya, Sularno menyebutkan FKJK bukan sekadar organisasi, tetapi forum komunikasi. Lewat forum ini, para seniman jaranan dari berbagai daerah di Riau dapat saling bertukar informasi, memperbarui pengetahuan seni, dan menjalin persaudaraan.

“Dulu antara seniman jaranan di kabupaten Rokan Hulu dan kota Pekanbaru mungkin tidak saling kenal. Sekarang, berkat adanya FKJK, kami menjadi akrab. Silaturahmi ini yang paling berharga,” tambah Sularno.

Di usia enam tahun nanti, FKJK Riau menyiapkan agenda besar: menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni tradisi. Rencana program itu antara lain lomba barongan tingkat remaja dan lomba tari kuda lumping untuk anak-anak.

“Harapan kami, anak-anak muda tidak hanya menonton, tapi ikut menjadi bagian dari jaranan. Dengan begitu, tradisi ini tetap hidup, membudaya, dan terus berkembang,” jelas Sularno.

“Dan kepada pemerintah kami berharap, karena forum kami ini sudah berkembang pesat, dapat memberikan dukungan dan support baik materil maupun moril agar FKJK Riau bisa mengibarkan seni jaranan hingga tingkat nasional,” tutupnya.

BACA JUGA :  Berbagi Nasi Boox Jumat Berkah Media Gakaorpan Dan Media TV Gapta.

*Tanggapan Dari Paguyuban*

Momentum FKJK ke-6 Tahun ternyata mendapatkan dukungan yang positif dari sesama paguyuban diantaranya yang dikatakan oleh Ketua Umum Singo Mbalelo Riau, Anto Lybaz yang menegaskan komitmennya untuk selalu berada di garda depan dalam mendukung keberlangsungan seni tradisional, khususnya jaranan dan kuda lumping, yang saat ini tumbuh subur di tanah perantauan Riau.

“Kami semua adalah pecinta seni, hanya berbeda aliran. FKJK telah mempersatukan seni jaranan dan kuda lumping di Riau, dan saya pribadi sangat bangga. Kekompakanlah yang membuat kita bisa bertahan. Karena itu saya selalu berpesan, mari kita maju bersama, terus semangat melestarikan budaya walaupun jauh dari tanah asal,” ujar Anto.

Bagi Anto, seni bukan sekadar hiburan, melainkan nafas kehidupan yang memberi arti dan manfaat. Ia mengaku, selama masih diberi kesempatan hidup, dirinya akan terus berbuat untuk mendukung kegiatan seni maupun sosial.

“Prinsip saya, sisa hidup harus bermanfaat untuk orang lain. Kebetulan seni ini sudah melekat di hati, jadi saya akan selalu membantu sebisa mungkin, baik di FKJK maupun paguyuban seni lainnya. Saya percaya, semua kawan-kawan di FKJK akan mengutamakan hal-hal positif,” tutup Anto sembari memberikan bantuan dana untuk operasional bagi FKJK Riau.

Sama hal dengan paguyuban lain, Ketua Umum Permasa Jatim Drs. H. Kampriwoto mengucapkan selamat milad ke-6 untuk FKJK Provinsi Riau yang merupakan contoh organisasi seni yang patut diteladani karena kekompakan dan manajemen yang kuat.

BACA JUGA :  Update Penanganan Bencana Sumbar: Polri Percepat Pencarian dan Identifikasi Jenazah

“Saya sampaikan tadi, kekompakan FKJK sangat bagus, mengumpulkan seniman dalam jumlah besar itu bukan hal mudah. Tapi FKJK mampu melakukannya dengan baik, bahkan saya pribadi juga banyak belajar dari mereka,” ujar Kampriwoto.

Menurut Kampriwoto, keberadaan FKJK yang juga berada dalam naungan Permasa Jatim semakin memperkuat posisi organisasi ini sebagai wadah seni dan budaya di Bumi Lancang Kuning. Ia meyakini FKJK akan terus tumbuh besar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Seni itu tidak bisa diukur dengan rupiah. Lebih dari itu, seni menjadi pemersatu kita semua, khususnya di Riau, dan lebih khusus lagi di Pekanbaru. Sekali lagi saya ucapkan tahniah kepada FKJK. Semoga tambah maju, tambah kuat, dan semakin berperan dalam menjaga warisan budaya sekaligus mempererat persaudaraan,” tutup Kampriwoto.

Kegiatan Milad ke-6 FKJK Riau ini cukup mendapat banyak apresiasi dari beberapa paguyuban yang hadir diantaranya LAM Riau, Ketua Umum Misuri Riau H. Eyang Surachmat, Ketua Umum Permasa Jatim Riau Drs. H. Kampriwoto, Ketua Umum IKB Jateng Riau Urip Sutriyanto S.H., Ketua Umum PKNS Riau Drs. Riyono Gede Trisoko M.M., Ketua Umum Singo Mbalelo Riau Anto Lybaz, Ketua PKB GM Pujakesuma Riau Fuad Santoso M.H., Paguyuban Ketoprak Manunggal Budaya, Koordinator Wilayah Pujakesuma Riau – Sumbar, tokoh masyarakat Riau, dan tamu undangan lainnya. (M.Y)