Gunungsitoli | REALITAS – Sehubungan dengan beredarnya video viral di toko Rimbun atas kesalahpahaman antara pembeli dengan Karyawan toko yang berlokasi di desa Sifalaete Tabaloho kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli bahwa kejadian tersebut sesuai dengan hasil bukti dari video yang beredar dengan berdurasi 02:00 menit yang telah beredar di berbagi media sosial yang menimbulkan pertanyaan publik bahwa persoalan atas kesalahpahaman tersebut sudah Berujung damai secara kekeluargaan antara pembeli dan karyawan toko.
Kronologis kejadian tersebut pada tanggal 11 juni 2025 salah seorang perempuan yang belanja di toko Rimbun untuk membelanja barang-barang sesuai dengan ke inginan dan kebutuhanya dengan berbolak balik barang tersebut sehingga membuat karyawan toko kesal sehingga karyawan toko tersebut melontarkan kalimat yang menyinggung perasaan pembeli sehingga terjadinya perdebatan antara pembeli dangan karyawan toko.
“Herman mengatakan bahwa kejadian tersebut antara saudara saya perempuan yang sedang belanja barang-barang di toko Rimbun memang ada kesalahpahaman antara kedua belah pihak, mamun kesalahpahaman tersebut sudah kami selesaikan secara kekeluargaan dan kami juga sudah memaafkan karyawan toko dengan setulus hati sehingga karyawan toko tersebut sujud dan berminta maaf. Perdamaian tersebut di selesaikan pada tanggal 12 Juni 2025.” ungkapnya.
“Iman Caniago sebagai Keluarga pemilik toko mengatakan, kejadian tersebut memang benar adanya kesalahpahaman antara pembeli dengan karyawan toko dan sudah kita lakukan perdamaian secara kekeluargaan, karyawan kita tersebut sudah tidak kerja lagi di toko karena saya tidak mau ada masalah di toko tersebut” ujarnya mengakhiri.(Okta Ndraha)




