Apakah Dosa Zina Diampuni Allah SWT?

oleh -53.579 views
oleh
Apakah Dosa Zina Diampuni Allah SWT?
Foto: (Foto: Getty Images/iStockphoto/mustafagull)

MEDIAREALITAS – Zina termasuk dosa besar dan menjadi perbuatan yang paling dibenci Allah SWT dan rasul-Nya. Allah SWT tegas melarang zina dalam Al-Qur’an, dalam surah Al Isra ayat 32,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

Artinya: “Janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya (zina) itu adalah perbuatan keji dan jalan terburuk.”

Dalam bahasa Arab, zina berarti berbuat nista. Secara istilah, zina dimaknai persetubuhan tanpa ikatan pernikahan yang sah. Perbuatan zina hukumnya haram dan dosa besar.

Sebagai dosa besar dan sangat dibenci Allah SWT, lantas apakah dosa zina bisa diampuni?

Dilansir detikHikmah dalam kitab Mukasyafatul Qulub oleh Imam Al-Ghazali terjemahan Jamaluddin, Allah SWT mengampuni dosa zina jika pelaku benar-benar bertaubat dan tidak mengulangi perbuatannya. Hal itu sebagaimana diterangkan Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis.

BACA JUGA :   Senator Fachrul Razi: Pilkada 2024 Potensi Tinggi Politik Uang, Masyarakat Harus Lawan

“Hindarilah perbuatan menggunjing, karena sesungguhnya ia lebih parah (keji) dari zina.” Mereka bertanya, “Bagaimana menggunjing itu bisa lebih parah dari zina?” Nabi SAW menjawab, “Sesungguhnya seorang laki-laki bisa jadi berzina, lalu dia bertobat, maka Allah menerima tobatnya. Sedangkan dosa penggunjing tidak bisa diampuni hingga orang yang digunjingnya memaafkannya.”

Dalam buku ‘Berguru kepada Jibril’ karya Brilly El-Rasheed, dijelaskan muslim yang pernah berzina harus bertaubat dan memohon ampunan dari Allah SWT. Selain itu, ia juga harus menyembunyikan aibnya pada siapa pun.

Dalam sebuah hadits dari Abdullah bin Umar, setelah Nabi SAW merajam Al-Aslami (seseorang dari bani Aslam) beliau bersabda,

“Jauhilah perbuatan menjijikkan yang Allah larang ini. Siapa yang pernah melakukannya, hendaknya ia merahasiakannya dengan tabir yang Allah berikan kepadanya, dan bertobatlah kepada Allah. Karena siapa yang kesalahannya dilaporkan kepada kami, maka kami akan tegakkan hukuman seperti dalam kitab Allah.” (Al-Mustadrak li Al-Hakim, As-Sunan Ash-Shughra li Al-Baihaqi dan dishahihkan Adz-Dzahabi)

BACA JUGA :   Senator Fachrul Razi: Pilkada 2024 Potensi Tinggi Politik Uang, Masyarakat Harus Lawan

Selain itu, Allah SWT berfirman dalam surah An Nisa ayat 16,

وَالَّذٰنِ يَأْتِيٰنِهَا مِنْكُمْ فَاٰذُوْهُمَا ۚ فَاِنْ تَابَا وَاَصْلَحَا فَاَعْرِضُوْا عَنْهُمَا ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ تَوَّابًا رَّحِيْمًا

Artinya: “(Jika ada) dua orang di antara kamu yang melakukannya (perbuatan keji), berilah hukuman kepada keduanya. Jika keduanya bertobat dan memperbaiki diri, biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”

Demikian penjelasan tentang apakah zina dapat diampuni oleh Allah SWT. Meski pun dapat diampuni Allah, hendaknya kita selalu menghindari perbuatan tersebut. Semoga bermanfaat.

Sumber: detik