Alamp Aksi Menuntut Pemberantasan Korupsi di Aceh

oleh -153.579 views
Alamp Aksi Lakukan Ujuk Rasa Terkait Pemberantasan Korupsi di Aceh
Foto Istimewa

Banda Aceh | Realitas – Mahasiswa yang tergabung dalam DPD aliansi mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (ALAMP AKSI) melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh, kamis (09/03/2023).

Unjuk rasa tersebut menuntut pemberantasan korupsi di aceh terkhususnya di Dinas Syariat Islam, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh.

Alamp Aksi Kota Banda Aceh menyayangkan keengganan dan kegagalan aparatur di aceh dalam melaksanakan hidup tanpa korupsi yang menjadi komitmen bangsa kita indonesia ini, seperti tertuang dalam TAP MPR XI/1998 Tentang tatakelola pemerintahan yang bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

BACA JUGA :  Pj Bupati Aceh Singkil Tunjuk Edi Widodo Jadi Plh Sekda

Adanya praktik KKN kerap bersarang dan berkembangbiak di bumi serambi mekkah ini yang menyebabkan kemiskinan di aceh.

Tidak heran kalau provinsi Aceh ini sudah menjadi provinsi termiskin di Pulau Sumatera.

Para unjuk rasa sudah lama berorasi di kejaksaan Tinggi Aceh, namun tidak ada satupun perwakilan dari Kejati yang menanggapi aspirasi mereka. Sehingga Alamp Aksi menilai aparatur penegak hukum di Provinsi aceh ini belum bekerja serius untuk memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya.

Lebih lanjut, jika hal seperti ini terjadi maka para koruptor tidak takut lagi untuk menuntaskan misinya.

BACA JUGA :  Bea Cukai Langsa Musnahkan Kapal Ilegal Dan Rokok Senilai Rp439 Juta

Seperti adanya dugaan korupsi atas proyek pembangunan gedung utama Bener Meriah Convention Center dengan nilai Rp 41.158.380.803,54 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 yang dikerjakan oleh PT PJS sesuai dengan kontrak nomor 051/1787/SP/VIII /2021, tanggal 03 oktober 2021, ungkapnya.

Kemudian dugaan korupsi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh pada proyek lanjutan pembangunan gedung layanan perpustakaan umum dengan nilai Rp 8.342.209.258,99 yang bersumber dari APBD tahun 2021 yang dikerjakan oleh CV. Ikhlas mulia dengan kontrak nomor 602.2/1876/2021. (*)