Pekanbaru | Realitas – Kecamatan Bina Widya pemerintah kota Pekanbaru menggelar kegiatan rapat koordinasi pembinaan pengawasan dan pelaporan terkait sosialisasi pelaksanaan operasional Posyandu.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Bina Widya pada Senin (12/12/22) dihadiri oleh Anggota DPRD kota Pekanbaru Fraksi Partai Gerinda Zaenal Arifin, Camat Bina Widya Edi Suherman S.Sos M.Si, Kasi pemberdayaan dinas kesehatan kota Pekanbaru Desi Novita, Kepala Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap dr. Doris Uliana Sitompul, Ketua LPM Bina Widya Dra. Liswarti, tokoh masyarakat, dan seluruh kader posyandu se kecamatan Bina Widya.
Dalam sambutan Camat Bina Widya menyatakan kegiatan ini diikuti oleh para kader ibu-ibu 37 Posyandu di setiap RW lingkungan Kelurahan yang ada di Kecamatan Bina Widya.
Sebelumnya ia menyebutkan bahwa kondisi Posyandu diwilayahnya sudah terlihat lebih baik, dengan selalu memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat.
“Dengan bentuk pelayanan yang maksimal saat ini, saya berharap dapat terus ditingkatkan lagi dan juga sebagai motivasi bagi posyandu lainnya. Saya yakin selama ini ibu-ibu kader posyandu telah menjalankan tupoksinya sesuai dengan aturan dan regulasi dalam melayani masyarakat dibidang kesehatan,” ujar Camat Edi.
Menurutnya lagi, dengan kegiatan koordinasi pembinaan pengawasan dan pelaporan terkait sosialisasi pelaksanaan operasional Posyandu ini diharapkan dapat lebih ditingkatkan terkait tata cara dan menjalankan posyandu dengan lebih baik lagi.
“Saya menghimbau kepada para kader peserta sosialisasi ini untuk dapat mengikuti kegiatan dengan serius hingga selesai nantinya, dan tentunya ilmu yang diperoleh dari penyampaian para pemateri nanti dapat diaplikasikan pada lingkungan sekitar,” lanjut Camat.
Sebagai ujung tombak atau pondasi kesehatan dilingkungan masyarakat, Camat menyampaikan beberapa usulan kepada anggota legislatif kota Pekanbaru agar dapat diberikan insentif secara berkelanjutan untuk menunjang kesejahteraan dalam menjalankan pekerjaannya.
“Insentif ini sangat perlu, karena mereka para kader posyandu lebih mengetahui kesehatan masyarakat ditingkat bawah, dan tentunya harus kita dukung bersama-sama,” tutup mantan Kabag Umum Setda kota Pekanbaru ini.
Sementara itu, Anggota DPRD kota Pekanbaru Zaenal Arifin sangat mengapresiasi langkah para kader posyandu yang telah ikhlas membantu masyarakat dalam memperhatikan kesehatan diri maupun lingkungan.
Walaupun menurutnya, fasilitas dan kelengkapan sarana dan prasarana disetiap posyandu masih ada yang belum memadai, sehingga kedepannya menurut Zaenal perlu kerjasama semua pihak dalam membantu operasional posyandu, baik dari pemerintah Provinsi Riau, pemerintah kota Pekanbaru, pihak swasta maupun stakeholder lainnya.
“Jadi bantuan ini sangatlah kita harapkan sekali, baik dari APBD maupun bankeu Provinsi Riau tersebut,” jelas Zaenal.
Ia juga mengatakan, bahwa dari DPRD kota Pekanbaru telah melakukan beberapa program aspirasi-aspirasinya dalam mendukung posyandu memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, yakni dengan mengusulkan pembangunan 7 (tujuh) unit posyandu tambahan di Kecamatan Bina Widya.
“Usulan ini tergantung dari anggaran yang tersedia nantinya, mudah-mudahan dapat terealisasi semuanya,” tutupnya sembari berlalu.
Pendapat yang sama terkait rencana pembangunan dan penambahan Posyandu dilingkungan Kecamatan Bina Widya, menurut Ketua LPM Bina Widya Dra. Liswarti menyampaikan dukungannya, karena diketahui sampai saat ini kondisi posyandu masih banyak yang menumpang
di tempat-tempat umum maupun rumah-rumah warga dengan fasilitas yang sangat minim.
“Kami sebagai Ketua LPM menyarankan kepada para kader posyandu beserta pengurus agar dapat nantinya rencana pembangunan posyandu ini diusulkan pada musrenbang tahun 2023. Insya allah ini akan terus kita kawal dan kita perjuangkan,” tegas Liswarti.
Sebagai pemateri, Kepala Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap dr.Doris Uliana Sitompul menyampaikan bahwa setelah pandemi Covid-19, kegiatan posyandu diseluruh wilayah binaannya sudah berjalan normal kembali dengan melaksanakan seluruh program kerjanya.
Seperti menurutnya pemeriksaan KIA, imunisasi, pemeriksaan KB, pemeriksaan gizi, dan juga penyuluhan-penyuluhan penyakit diare.
“Kita berharap sebagai corong terdepan dari puskesmas, para kader posyandu lebih aktif lagi untuk memberikan pelayanan serta informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat terutama kepada ibu-ibu bayi dan balita,” sebut dr. Doris.
“Saya menyambut baik kegiatan ini yang merupakan wadah untuk bertukar pikiran dan kita bisa lebih mengetahui tentang informasi kesehatan yang ada diwilayah lingkungan tempat tinggal kita. Dan kalo bisa kegiatan ini terus ditaja setiap triwulan tiap tahunnya,” tutupnya.
Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi ini akan dilakukan juga peninjauan ke beberapa sasaran lokasi posyandu, diantaranya Posyandu Simpang Baru, Poayandu Tabek Godang, Posyandu Teratai Putih Delima, Posyandu Sungai Sibam dan Posyandu Bina Widya. (mrz)

