IKLAN YARA

Giacomo Agostini Bangga dengan Kesuksesan Francesco Bagnaia dan Ducati

oleh -16.579 views
Giacomo Agostini Bangga dengan Kesuksesan Francesco Bagnaia dan Ducati
Francesco Bagnaia

 GOOGLE NEWS

Jakarta | Realitas – Legenda MotoGP, Giacomo Agostini, senang karena Francesco Bagnaia dan Ducati membuat Italia kembali berjaya di kejuaraan balap motor kelas utama.

Giacomo Agostini diketahui meraih kegemilangan di MotoGP bersama pabrikan Jepang. Setelah mengawali karier dengan MV Augusta, ia kemudian merapat ke Yamaha dan Suzuki. Selama itu, dirinya berhasil mempersembahkan dua gelar.

Sebab demikian, Agostini tak menampik jika hatinya terpaut pada pabrikan asal Negeri Sakura. Tapi di lain hal, ia gembira ketika ada pabrikan Italia yang berjaya di MotoGP.

BACA JUGA :   Louis Van Gaal Sebut Belanda Bisa Juara Piala Dunia 2022

Apa yang dikatakan oleh Agostini itu tertuju pada Francesco Bagnaia dan Ducati yang tampil mendominasi di MotoGP 2022. Negeri Menara Pisa bisa kembali merajai kelas utama setelah era Valentino Rossi 13 tahun lalu.

Selain itu, ini juga kali pertama bagi pabrikan Italia untuk menempatkan pebalapnya sebagai kampiun setelah 15 tahun berlalu. Sebelumnya Ducati mengantarkan Casey Stoner merebut titel pada 2007.

BACA JUGA :   Louis Van Gaal Sebut Belanda Bisa Juara Piala Dunia 2022

“Ya, itu adalah kebenaran (hatinya masih terpaut dengan pabrikan Jepang). Saya memenangkan dua gelar dunia terakhir saya bersama Yamaha dan saya membawanya dalam hati,” kata Agostini dikutip dari laman PaddockGP.

“Tapi saya orang Italia dan saya pikir kemenangan ini adalah sesuatu yang penting bagi Italia. Ini mewakili teknologi kami dan kekuatan kami dalam pembuatan sepeda motor,” tambahnya.

BACA JUGA :   Louis Van Gaal Sebut Belanda Bisa Juara Piala Dunia 2022

“Orang Jepang telah bekerja keras untuk berkembang di Kejuaraan Dunia, sekarang sangat fantastis bahwa Ducati, pabrik yang jauh lebih kecil, telah berhasil mempersiapkan semua motor ini untuk meraih kemenangan, karena semua pebalap mereka dapat melakukannya. Kredit harus diberikan kepada teknisi Ducati untuk itu,” ia menegaskan. (*)

Sumber :Source