Pemuda Muhammadiyah Beri Solusi Saat Talkshow di Tanjung Enim Radio

oleh -128.759 views
Pemuda Muhammadiyah Beri Solusi Saat Talkshow di Tanjung Enim Radio

Muara Enim | Realitas – Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Muara Enim giat talk show di Tanjung Enim Radio bersama DJ Anggi dalam rangka silaturahmi dan menyampaikan pandangan terhadap kondisi yang ada disekitar kita, bertempat di GOR Tanah Putih Bukit Asam Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim. Senin (17/10)

Dalam perbincangan selama satu setengah jam bersama DJ Anggi di Tanjung Enim Radio, Tahta Amrillah menyampaikan beberapa hal yang perlu disikapi secara Arif dan bijaksana tentang kondisi yang saat ini terjadi ditengah masyarakat memang sungguh memprihatinkan.

Menurut Tahta “apa yang dirasakan sangat jauh berbeda dengan kondisi sebelumnya,” urainya.

Apalagi ditengah-tengah masyarakat yang tidak mau harus di ikuti, terutama di era digitalisasi saat ini yang sangat pesat perkembangannya.

Sementara hal seperti ini, jika tidak kita ikuti, maka kita akan tertinggal jauh dengan tehnologi modernisasi, sehingga terjebak dengan kebutuhan yang dihadapi saat ini.

“Hal ini dapat kita ambil sisi positifnya untuk perkembangan dan kemajuan di bidang teknologi, dan kita bisa menetralisir dengan pengetahuan agama yang cukup untuk dikuasi agar bermanfaat, dan kita jangan terkecoh atau terlena dengan keadaan yang akan membawa modorat,” pintanya.

Dalam kesempatan ini juga Tahta menginformasikan kepada Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah yang ada di kabupaten Muara Enim (sebanyak 7 PCPM), bahwa pada tanggal 29 Oktober 2022 nanti, akan diadakan kegiatan Baitul Arkom Dasar (pengkaderan) secara internal organisasi di Griya Serasan Muara Enim, akan menghadirkan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumsel.

Lanjutnya, pada bulan Februari 2023 yang akan datang, akan diselenggarakan muktamar Pemuda Muhammadiyah se Indonesia yang berlangsung di Kalimantan Timur, tentu ini akan menguras tenaga dan pikiran agar perhelatan 5 tahunan ini dapat sukses,” harap Tahta.

Harapan saya “kepada pemuda yang tergabung dalam organisasi Pemuda Muhammadiyah, agar dapat mendeteksi dini dengan perkembangan teknologi yang berbasis digitalisasi, sehingga tidak terjebak dan ikut dalam penggunaan yang kurang bermanfaat,” demikian pungkasnya. (*)