Takengon | Realitas – Delapan Warga Aceh Tengah terpapar virus HIV (human immunodeficiency virus) AIDS, Empat diantanya meninggal dunia.
Hal itu dikatakan Dinas Kesehatan Aceh Tengah dr Yunasri MKes, ia mengungkap jumlah kasus virus HIV (human immunodeficiency virus) AIDS dari Januari hingga Oktober 2022 mencapai 8 orang.
Dari jumlah itu, empat diantaranya dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, dr Yunasri MKes mengatakan, sedangkan untuk data kasus penderita HIV/AIDS di Aceh Tengah sepanjang tahun 2006 hingga 2022 mencapai 67 orang.
“Dinas Kesehatan Aceh Tengah sudah melakukan Skrining terhadap kasus HIV/AIDS,” katanya, Kamis (20/10/2022).
Diterangkan, pada tahun 2022 Dinkes Aceh Tengah sudah melakukan skrining sebanyak 2.400 orang.
Hasilnya kemudian diketahui ada 8 kasus HIV/AIDS di Aceh Tengah.
Dia merincikan, dari 8 kasus itu, 4 diantaranya terinfeksi HIV dan sisanya AIDS.
Namun kebanyakan dari mereka berprofesi sebagai wiraswasta.
“Dari 8 orang itu, empat diantaranya telah meninggal dunia,” jelas Yunasri.
Kepala Dinkes Aceh Tengah itu menjelaskan, Takengon merupakan wilayah rentan atau berisiko adanya penularan HIV/AIDS.
“Alasannya, karena daerah kita merupakan kota tujuan wisata,” kata Yunasri.
Selanjutnya, Dinas Kesehatan Aceh Tengah untuk mencegah penularan HIV/AIDS di Aceh Tengah akan membentuk tim Komite Penanggulangan Aids (KPA) dalam waktu dekat.
“kita akan swgwre adakan pertemuan untuk membentuk tim yang melakukan pencegahan penularannya,” jelasnya. (*)
Sumber : S

