IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

Wow, Harta Karun Migas di Aceh Jadi Rebutan RI Sama Thailand

oleh -34.579 views
Wow, Harta Karun Migas di Aceh Jadi Rebutan RI Sama Thailand
ILUSTRASI
Penulis: red
Editor: Sumardi

 GOOGLE NEWS

Jakarta | Realitas – Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa temuan potensi migas di perairan Aceh terbesar, bahkan menjadi rebutan antara Indonesia dengan Thailand.

Pasalnya, Wilayah Kerja Andaman masuk dalam Zona Ekonomi Eksklusif yang luasnya 200 mil laut bersinggungan dengan Thailand.

“Andaman Insyaallah ditemukan cadangan besar tapi juga gas untuk segera dieksplorasi kalau tidak nanti jadi problem tarik menarik internasional karena di wilayah zona ekonomi eksklusif dengan Thailand,” kata Sugeng dalam Forum Kapasitas Nasional II 2022, di JCC Senayan, Kamis (28/7/2022).

BACA JUGA :   290 Orang Keuchik Terpilih Dilantik

Dia mengatakan bahwa dalam dunia hulu migas, reservoir minyak atau gas bumi bisa saja menyambung atau menyeberang ke negara tetangga.

Sementara, wilayah Andaman sendiri berbatasan dengan negara Gajah Putih.

BACA JUGA :   Waspada! Potensi Hujan Lebat di Aceh

“Kalau memang terjadi cross border karena daerah perbatasan, kita harus melakukan kerja sama dengan Thailand dalam hal pengoperasionalan karena itu menyangkut zona ekonomi eksklusif 200 mil laut dengan ketentuan tentu,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan potensi minyak dan gas bumi (migas) di perairan Aceh menjanjikan seiring adanya penemuan cadangan terutama di Wilayah Kerja (WK) Andaman.

BACA JUGA :   Polda Aceh Imbau Masyarakat Segera Tuntaskan Vaksinasi

Blok Andaman kemungkinan bisa masuk dalam area giant discovery yang berpotensi menjadi temuan cadangan migas terbesar di dunia.

Blok Andaman terdiri dari tiga wilayah kerja, yaitu Andaman I, yang dikelola Mubadala Petroleum RSC Ltd, Andaman II oleh Premier Oil Andaman Ltd, ujarnya. (*)