Acara Siskeudes Di Jeumpa Bireuen, Diduga Ada Setoran Siluman

oleh -551.759 views
Acara Siskeudes Di Jeumpa Bireuen, Diduga Ada Setoran Siluman
Acara Siskeudes Di Jeumpa Bireuen

Bireuen | Realitas – Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen menggelar kegiatan pelatihan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) bagi operator dan Keuchik untuk 42 Gampong di Kampus Almuslim Peusangan Matang Geuleumpangdua.

Acara yang dimulai pada Jumat 1 Juli hingga Minggu 3 Juli 2022 dikoordinir oleh Dinas DPMGKB Bireuen dengan kepanitiaan Pengurus dari Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Jeumpa.

Menurut keterangan salah satu panitia yang juga pengurus BKAD Jeumpa yang dikonfirmasi wartawan kegiatan tersebut diikuti oleh 2 orang perdesa dengan Anggaran 4 juta Rupiah.

“Jeumpa diikuti oleh 84 orang yakni Keuchik dan operator dan ada yang mewakili juga per orang 2 juta, jadi untuk perdesa menyetor 4 Juta Rupiah, peserta dibagi dua ruangan,” sebutnya

BACA JUGA :  Tiga Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal Tertimbun Longsor

Dana tersebut katanya untuk makan dan Snack selama 3 hari dan untuk honorarium pemateri dan sewa tempat.

“Dana tersebut untuk kebutuhan makan dan Snack serta honor Pemateri berasal dari BPM, Pendamping Kebupaten yang berjumlah sekitar 15 orang,” lanjutnya

Namun menurutnya diduga ada anggaran siluman yang harus disetor 800 Ribu ke pihak Dinas.

“Ada komitmen fee 800 Ribu untuk disetorkan ke pihak DPMGKB Bireuen diduga untuk diberikan ke Forkopimda,” lanjutnya

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua BKAD Kecamatan Jeunib Ridwan, ia mengatakan pihaknya telah menggelar Pelatihan Siskeudes beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  Tiga Penambang Emas di Aceh Jaya Meninggal Tertimbun Longsor

“Ia kita sudah menggelar beberapa waktu lalu, kita juga menyetorkan sejumlah uang kepada Dinas melalui Camat, namun tidak ingat lagi berapa,” ujar Ridwan.

Sementara itu Kadis DPMGKB Bireuen Mawardi yang di konfirmasi membenarkan bahwa pelatihan Siskeudes Kecamatan Jeumpa sedang berjalan di Almuslim Peusangan.

“Ia benar sedang dilaksanakan untuk lebih jelas tanyakan ke BKAD,” ujarnya

Terkait adanya setoran 800 Ribu ke pihak Dinas Mawardi mengatakan bahwa itu tidak benar.

“Tidak benar pihak Dinas minta setoran, tanyakan saja ke BKAD untuk lebih jelas,” lanjut Mawardi (*)