IKLAN YARA

Heboh! TikTokers Berhijab Pamer Payudara

oleh -147.579 views
Heboh! TikTokers Berhijab Pamer Payudara
foto viral

 GOOGLE NEWS

Jakarta | Realitas – Masyarakat media sosial dihebohkan lagi, kalini seorang TikTokers berhijab dengan nama akun ASM joget sambil pamer payudaranya.

TikTokers tersebut kini sedang mendapatkan sorotan publik usai konten-kontennya dinilai vulgar karena pamer payudara. Muhammadiyah meminta pihak TikTok memblokir akun ASM.

Dilihat detikcom pada Kamis (26/5), akun ASM memiliki puluhan video. Seluruh video memperlihatkan seorang wanita.

Dalam video-video itu, wanita tersebut ada yang memakai hijab. Namun di beberapa video, wanita muda itu tidak berhijab.

BACA JUGA :   Eks Deputi Basarnas Minta Pemerintah Lebih Sigap Dalam Penanganan Korban Gempa Cianjur

Netizen mempersoalkan sejumlah konten video yang menampilkan wanita berhijab. Pasalnya, wanita tersebut memperlihatkan bagian dadanya yang terbuka.

Muhammadiyah Buka Suara

Muhammadiyah angkat bicara terkait hal ini. Muhammadiyah sangat menyayangkan adanya konten-konten vulgar tersebut.

“Saya sangat prihatin dengan video perempuan berjilbab yang memamerkan aurat dengan cara yang tidak sopan dan menggoda. Jelas itu perbuatan tercela,” ujar Sekretaris Jenderal Muhammadiyah Abdul Mu’ti kepada Wartawan, Kamis (26/5/2022).

BACA JUGA :   Bantuan Gempa Cianjur Terus Mengalir di Mako PWI Bogor

Abdul Mu’ti meminta kepolisian turun tangan. Ia berharap polisi dapat memeriksa pemilik akun Aulia Salsa Marpaung.

“Pada level tertentu, perbuatan tersebut bisa masuk kategori menyebarluaskan pornografi dan pornoaksi yang melanggar undang-undang. Itu tindak pidana. Kalau dia sengaja bermaksud untuk melecehkan ajaran Islam, itu juga bisa dikategorikan tindak pidana,” imbuh Abdul Mu’ti.

BACA JUGA :   Gabungan Aktivis-Ormas Semangat Galangan Dana Gempa Cianjur

Abdul Mu’ti kemudian meminta pihak TikTok bertindak. “Saya mengimbau yang bersangkutan menghentikan aksi dan men-take down video yang tidak bermoral tersebut. Pihak TikTok dapat melakukan tindakan pemblokiran akun yang bersangkutan,” lanjutnya.

“Masyarakat hendaknya menggunakan media sosial untuk kepentingan yang baik dan bermanfaat. Jangan hanya untuk hal-hal yang sensasional demi mengejar popularitas dan meningkatkan follower,” jelasnya. (*)

Sumber: detik