TikTok Sedang Diselidiki Ada Efek Bahaya Pada Anak

oleh -146.759 views
TikTok Sedang Diselidiki Ada Efek Bahaya Pada Anak
TikTok Sedang Diselidiki Ada Efek Bahaya Pada Anak (Ilustrasi)

Jakarta | Realitas – TikTok sedang diselidiki oleh sekelompok jaksa agung negara bagian nasional karena dampaknya yang berpotensi membahayakan anak-anak.

Penyelidikan akan melihat “apakah TikTok merancang, mengoperasikan, dan mempromosikan platform media sosialnya kepada anak-anak, remaja, dan dewasa muda dengan cara yang menyebabkan atau memperburuk kerusakan kesehatan fisik dan mental,” demikian siaran pers Jaksa Agung Massachusetts Maura Healey, Rabu (2/3/2022).

Jaksa Agung akan melihat apakah TikTok melanggar undang-undang perlindungan konsumen dan membahayakan publik termasuk dengan menggunakan “metode dan teknik.

Untuk meningkatkan keterlibatan pengguna muda, termasuk meningkatkan durasi waktu yang dihabiskan di platform dan frekuensi keterlibatan dengan TikTok. platform.”

Healey memimpin penyelidikan bipartisan bersama jaksa agung dari California, Florida, New Jersey, Kentucky, Nebraska, Tennessee dan Vermont.

“Ketika anak-anak dan remaja sudah bergulat dengan masalah kecemasan, tekanan sosial, dan depresi, kami tidak dapat membiarkan media sosial lebih merusak kesehatan fisik dan mental mereka,” kata Healey dalam sebuah pernyataan.

“Jaksa agung negara bagian memiliki keharusan untuk melindungi kaum muda dan mencari lebih banyak informasi tentang bagaimana perusahaan seperti TikTok memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.”

TikTok mengatakan pihaknya berharap dapat memberikan perlindungan privasi dan keamanan kepada jaksa agung negara bagian untuk pengguna remaja.

“Kami sangat peduli untuk membangun pengalaman yang membantu melindungi dan mendukung kesejahteraan komunitas kami, dan menghargai bahwa jaksa agung negara bagian berfokus pada keselamatan pengguna yang lebih muda,” kata juru bicara TikTok kepada CNET dalam sebuah pernyataan email.

Instagram juga menghadapi penyelidikan oleh sekelompok jaksa agung negara bagian tentang dampaknya yang berpotensi membahayakan remaja dan telah didesak oleh para pemimpin agama untuk membatalkan rencana meluncurkan Instagram versi anak-anak setelah Meta menghentikan proyek tersebut pada September 2021.(*)

Sumber : cnet.com