Banda Aceh | REALITAS – Massa yang menamakan diri Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (APAM) menggelar aksi di halaman kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, pada hari, Selasa (08/02/2022).
Aksi itu yang diberi judul “Usut Tuntas Korupsi di Tanah Rencong: Korupsi Membawa Kemiskinan” itu meminta pihak berwenang terutama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh agar segera mendesak Komis Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan aktor-aktor yang terlibat dalam kasus korupsi di Aceh.
Aliansi ini juga mendesak agar Komis Pemberantasan Korupsi (KPK) RI segera mengumumkan hasil penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi Kapal Aceh Hebat 1, 2, dan 3.
Penanggung jawab aksi, Heri Safrijal dalam orasinya juga mengecam keras yang dialamatkan ke Gubernur dan Sekda Aceh atas Silpa anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2021 sebesar Rp 4,2 triliun yang menjadi penyebab gagalnya pengentasan kemiskinan di Provinsi Aceh.
Dihadapan massa aksi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Hanhan Hudaya menyampaikan, pihaknya terus mendorong dan akan menyampaikan poin-poin tuntutan sebagaimana yang menjadi permintaan peserta aksi ke Komis Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Jakarta nantinya.
Dari pantauan Wartawan, aksi yang digelar tersebut berjalan tertib dan sekitar pukul 11.00 WIB massa membubarkan aksinya tersebut.
Sumber : serambi



