Gunung Api Bawah Laut Hunga Tonga-Hunga Ha’apai Meletus

oleh -219.759 views
Gunung Api Bawah Laut Hunga Tonga-Hunga Ha'apai Meletus
Abu naik ke udara setelah letusan gunung berapi bawah laut yang kuat di Pasifik Selatan

Tonga I Realitas – Gunung berapi bawah laut Hunga Tonga-Hunga Ha’apai meletus pada Sabtu (15/1/2022) di dekat negara Pasifik Selatan Tonga.

Letusan tersebut memicu peringatan di seluruh Pasifik dan menyebabkan gelombang kuat hingga ke California, Amerika Serikat.

Letusan gunung berapi itu mengeluarkan gumpalan gas dan abu ribuan kaki ke atmosfer.

Gelombang tsunami setinggi empat kaki diamati menghantam di Ibu Kota Tonga dan Ibu Kota Samoa Amerika, menyusul letusan gunung berapi bawah laut Hunga Tonga-Hunga Ha’apai pada pukul 04.10 GMT.

Belum ada laporan resmi tentang tingkat cedera atau kerusakan, karena layanan internet di negara itu terganggu.

Terlepas dari isolasi geografis Tonga, suara ledakan setelah letusan awal terdengar hingga Selandia Baru, 1.100 mil timur laut pulau utama kepulauan Tongatapu.

Menurut laporan New York Times, di Amerika Serikat, para pejabat mendesak penduduk daerah pesisir di sebagian besar Pantai Barat, Alaska, dan Hawaii untuk menjauh dari garis pantai dan pindah ke tempat yang lebih tinggi.

Gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha’apai, terletak sekitar 40 mil sebelah utara Tongatapu, relatif tidak aktif selama beberapa tahun terakhir.

Apa itu Gunung Api Bawah Laut?

Menurut Royal Museum Greenwich, gunung berapi bawah laut adalah gunung berapi yang ditemukan jauh di dasar laut.

Mereka dapat meletus sama hebatnya dengan gunung berapi yang ada di daratan.

Beberapa ahli kelautan memperkirakan mungkin ada satu juta gunung berapi di dasar Samudra Pasifik, jumlah tersebut kira-kira 750 kali lipat dari jumlah gunung api di daratan.

Gunung laut dapat terjadi di seluruh lautan, karena magma dapat naik ke dasar laut dan meletus.

Lava atau magma yang telah meletus dan mengeras kemudian membentuk material dasar laut baru.

Gunung berapi punggungan tengah laut mengeluarkan lebih banyak lava daripada gunung berapi lain di daratan.

Gunung api bawah laut yang cukup untuk memecahkan permukaan laut disebut pulau vulkanik.

Kepulauan Hawaii adalah contoh utama dari fenomena itu.

Lokasinya tepat di tenggara Hawaii, terdapat gunung laut muda bernama Loihi telah tumbuh hingga 3300 kaki (1000m) dan diperkirakan akan mencapai permukaan dalam waktu sekitar 50.000 tahun.

Sumber: Tribun
Editor: Rapian