IKLAN YARA

UIN SU dan Pemko Medan Tanda Tangani Nota Kesepahaman

oleh -29.489 views
UIN SU dan Pemko Medan Tanda Tangani Nota Kesepahaman
UPDATE CORONA

Medan I Realitas – Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan resmi menandatangani nota kesepahaman bidang pendidikan, penelitian dan pemberdayaan masyarakat, Senin (8/11/2021).

Salah satunya, Juara MTQ kuliah di UINSU tanpa testing.

Nota Kesepahaman diteken Rektor Prof Dr Syahrin Harahap MA dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Salah satu bentuk kesepahaman itu adalah UIN Sumut akan menerima juara MTQ asal Kota Medan untuk kuliah di UIN Sumut tanpa perlu ikut seleksialias tanpa testing.

“Nota kesepahaman ini adalah salah satu bukti UIN Sumut siap bersama Pemko Medan dan Bapak Wali Kota Medan untuk membangun Kota Medan dan Sumatera Utara,” Ujar Prof Syahrin.

Dia mengatakan bahwa UIN Sumut siap membantu dan mendukung Bobby Nasution dalam mensukseskan program kerja yang menjadi visi misi Pemko Medan. Syahrin menyebut program Masjid Mandiri yang digaungkan Bobby.

BACA JUGA :   Polisi Ungkap Ratusan Kilogram Ganja di Jaringan Lintas Sumatera

Menurut Syahrin, tujuannya untuk membangkitkan ekonomi syariah yang berlandaskan pada keumatan. Hal ini juga, menjadi wujud upaya memajukan Islam yang dimulai dari masjid. Karena di dalamnya terdapat instrumen pendidikan dan ekonomi.

“Untuk itu kata syahrin, kami siap membantu Pak Wali untuk memajukan Kota Medan melalui dunia pendidikan, salah satunya lewat penelitian sehingga dapat mendukung seluruh program yang dijalankan,” ujarnya.

Dia mengatakan, UIN Sumut sangat mengapresiasi program Masjid Mandiri yang digagas Wali Kota Medan.

Termasuk juga gagasannya dalam membentuk wakaf mikro syariah di Kota Medan,Karena itu, UIN Sumut juga memberikan penghargaan pada Bobby Nasution sebagai Tokoh Peduli Ekonomi Islam melalui program Masjid Mandiri,katanya

Penghargaan ini diterima Bobby Nasution di sela-sela Penandatanganan Nota Kesepahaman itu.

Dalam kesempatan yang sama Boby juga memberi kata sambutan, Bobby Nasution mengucapkan terima kasih kepada UINSU atas dukungan yang diberikan dalam penerimaan mahasiswa tanpa testing bagi para pemenang MTQ.

BACA JUGA :   Kades di Simalungun Gelar Pelatihan Tata Boga Pakai DD ke Berastagi

Dikatakan Bobby , hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian bagi para qori dan qoiah yang telah mensyiarkan ayat-ayat suci Al-Quran.

“Sang Maha Pencipta telah memberikan keistimewaan kepada mereka lewat kemampuan untuk menghafal dan melantunkan ayat Al-Quran.

Maka, kita sebagai sesama sudah sewajarnya pula memberikan perhatian dan kepedulian untuk anak-anak kita para qori-qoriah salah satunya melalui jalur pendidikan.

Dengan begitu, mereka juga dapat melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Bobby.

Selain itu kata boby, kesuksesan dalam mewujudkan program Masjid Mandiri menjadi pekerjaan rumah tidak hanya bagi pengurus masjid, tapi juga semua pihak termasuk lembaga pendidikan.
Dengan demikian, masjid tidak hanya sebagai rumah ibadah, tapi juga berperan dalam memulihkan dan pengembangan ekonomi umat serta membangun peradaban.

BACA JUGA :   Kades di Simalungun Gelar Pelatihan Tata Boga Pakai DD ke Berastagi

“Selama ini, perekonomian syariah hanya kita dapatkan dan dan disyiarkan melalui kampus dan juga perbankan. Oleh karenanya, melalui program Masjid Mandiri ini, kami ingin terbangun peradaban yang berlandaskan keumatan dan upaya penguatan ekonomi syariah sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Saat kunjungan kerja ke kampus UIN Sumut di Jalan Sutomo itu, Bobby Nasution juga mendapatkan kejutan dari civitas akademik UIN Sumut. Saat Bobby menutup pidatonya, tiba-tiba, panitia setempat mengeluarkan nasi tumpeng.

Hal itu di karenakan ,pada hari itu tepat 4 tahun usia pernikahannya dengan Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu.

Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution pun didoakan agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas serta rumah tangga yang senantiasa diberkahi Allah SWT sehingga selalu menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah. (herman)