IKLAN YARA

Taiwan Buka Kembali Penempatan 1700 PMI

oleh -21.489 views
Taiwan Buka Kembali Penempatan 1700 PMI
UPDATE CORONA

Jakarta I RealitasTaiwan membuka kembali penempatan 1700 pekerja dari migran Indonesia (PMI).

Pemerintah Taiwan akhirnya membuka kembali penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) setelah mengalami penangguhan sejak 4 Desember 2020 menyusul merebaknya pandemik COVID-19. 

Otoritas Taiwan akan melakukan pembukaan penempatan Calon PMI ke Taiwan mulai 11 November 2021.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, mengungkapkan, Direktur Badan Pengembangan Tenaga Kerja Kemnaker Taiwan, Tsai Meng-liang, menyatakan persiapan Indonesia untuk upaya pencegahan pandemik COVID-19 telah selesai dan Tsai berjanji secara ketat mengawasi pelaksanaan pekerjaan pencegahan oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

BACA JUGA :   MenPAN-RB Sampaikan Kabar Buruk Untuk PNS

Otoritas Taiwan telah menyusun rencana program khusus penempatan pekerja migran dan telah diajukan kepada National Health Command Center (NHCC).

Implementasi rencana program tersebut memerlukan kolaborasi dan kerja sama intens kedua pihak, Indonesia dan Taiwan.

“Indonesia menjadi partner pertama yang diajak mendiskusikan hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam rencana penempatan kembali pekerja migran ke Taiwan,” ungkap Ida Fauziyah dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi, pada Rabu (10/11/2021).

Ida Fauziyah menjelaskan, apabila pihak Indonesia telah menyelesaikan persiapan pencegahan pandemik, maka pihak Taiwan untuk tahap pertama akan menerima penempatan 1700 orang PMI, masing-masing 850 orang sektor formal dan sektor domestik. 

BACA JUGA :   Batalkan PPKM Level 3, Pemerintah Dinilai Belum Survei Seluruh Aspek

“Pihak Taiwan menyarankan pihak Indonesia dan pengaturan pekerja migran mulai masuk ke Taiwan dari tabggal 11 hingga 23 November 2021 nanti,” jelas Ida.

Menurut Ida Fauziyah, kebijakan khusus pihak Taiwan ini didasari mengingat kurangnya tenaga kerja di industri di Taiwan, maka demi perkembangan ekonomi di negaranya dan mencukupi kebutuhan tenaga kerja, pihak Taiwan mengajukan proposal rencana penempatan ke Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) untuk memperoleh persetujuan penempatan PMI.

BACA JUGA :   Prediksi Racing Genk vs Rapid Wien, Liga Europa 10 Desember 2021

“Alhamdulillah, Indonesia merupakan negara pertama yang memperoleh penempatan di Taiwan dengan mempertimbangkan persyaratan karantina sebelum dan sesudah masuk negara Taiwan,” ujar Ida didampingi Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono.

Otoritas Taiwan, lanjut Ida, juga sangat mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Indonesia untuk menekan angka kasus COVID-19.

“Dengan kembali dibukannya penempatan PMI ini, maka mewakili Pemerintah Indonesia, kami menyampaikan terima kasih kepada Otoritas Taiwan atas kerja sama yang terjalin baik selama ini,” pungkas Ida Fauziyah (red)