IKLAN YARA

DPR Aceh Ajak Semua Pihak Untuk Jaga Keamanan Bersama

oleh -22.489 views
DPR Aceh Ajak Semua Pihak Untuk Jaga Keamanan Bersama
Wakil Ketua DPRA, Safaruddin SSos MSP
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – Dalam sepekan ada tiga kasus kriminalitas bersenjata terjadi di Aceh yaitu di Aceh Barat, Pidie, dan Aceh Timur. Kejadian ini pun mengusik kenyamanan dan keamanan yang sudah terawat di Aceh.

Wakil Ketua DPRA, Safaruddin SSos MSP mengajak semua pihak yang ada di Aceh untuk saling menjaga keberlanjutan keamanan yang sudah dirasakan masyarakat sejak terciptanya perdamaian tahun 2005 silam.

“Kita tidak ingin lagi kembali ke masa suram. Cukup sudah kita merasakan konflik yang berkepanjangan, sudah banyak korban yang berjatuhan,” kata Safaruddin di Banda Aceh, Senin (1/11/2021).

BACA JUGA :   Ormas Politik Projo dan LSM Tanyakan Rekrutmen Pegawai Kontrak Baru

Politisi Partai Gerindra ini meminta aparat kepolisian menindak tegas pelaku kejahatan, apalagi menggunakan senjata api. Karena kedamaian merupakan harga mati yang harus dijaga dan dirawat.

“Tidak ada tawar menawar dengan perdamaian. Kita semua harus menjaganya sampai kapan pun. Setiap kejahatan dan kriminalitas di Aceh harus ditindak agar kondisi Aceh tetap aman dan nyaman,” ulasnya.

BACA JUGA :   Mahasiswa IAIN Langsa Muhammad Reza Terpilih Jadi Presiden Hpi Se-Indonesia

Lebih lanjut, Safaruddin mengaku prihatin dengan tingkat kesejahteraan masyarakat Aceh saat ini. Kemiskinan, kesehatan, pendidikan, dan lapangan pekerjaan masih menjadi masalah besar.

“Saat ini kita sedang fokus untuk memperbaiki pembangunan Aceh ke arah yang lebih baik. Meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Jangan sampai agenda mulia ini terusik oleh aksi kriminalitas,” ungkap Safaruddin.

Disisi lain, Wakil Ketua DPRA, Safaruddin mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum selama ini dalam menjaga kondukstifitas Aceh. Sehingga sudah banyak investor yang kembali melirik Aceh.

Karena itu, ia berharap, kondisi aman yang dirasakan selama ini terus terpelihara dan setiap pelaku kejahatan bisa segera diungkap. Supaya roda perekonomian dan pembangunan Aceh terus bergerak dan Aceh bisa keluar dari dukungan kemiskinan. (Ishak)