IKLAN YARA

838 Pengedar dan Kurir Narkoba Ditangkap Polisi

oleh -37.489 views
838 Pengedar dan Kurir Narkoba Ditangkap Polisi
UPDATE CORONA

Bali I Realitas – Kepolisian Daerah (Polda) Bali telah menangkap 838 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba di Provinsi Bali sejak Januari sampai November 2021.

Diketahui para pelaku yang ditangkap terdiri dari pengedar dan kurir barang haram tersebut.

“Ada 838 tersangka dalam satu tahun sampai dengan November ini,” terang Diresnarkoba Polda Bali Kombes Pol Mochamad Khozin, di Mapolda Bali kepada awak media pada hari, Rabu (17/11/2021).

Lebih Lanjut KombesPol Mochamad Khozin menjelaskan, 838 yang diamankan terdiri dari 816 warga negara Indonesia (WNI) dan 22 orang warga negara asing (WNA).

Para pelaku adalah tersangka dari 680 kasus narkotika yang diungkap Polda Bali.

Adapun sebanyak 799 di antara 838 tersangka berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan, sisanya 39 orang perempuan. ujar KombesPol Mochamad Khozin.

BACA JUGA :   Habib Rizieq Mendadak Sampaikan Ini

Sementara itu, tersangka yang paling banyak ditangkap pada tahun ini yaitu kurir atau pengedar ganja.

“Tahun ini kasus yang menonjol ganja, banyak sekali. Tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu 2020, tiga kali lipat,” kata KombesPol Mochamad Khozin.

Menurutnya, pandemi Covid-19 tidak menurunkan peredaran narkotika di Bali. Trennya pun justru meningkat. ujar KombesPol Mochamad Khozin

Pemusnahan Barang Bukti

Sementara itu Kapolda Bali Irjen Pol I Putu Jayan Danu Putra memimpin pemusnahan barang bukti narkoba di halaman belakang Mapolda Bali, Rabu (17/11).

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari sabu-sabu seberat 65,46 gram, ganja seberat 5318,47 gram, ekstasi sebanyak 230 butir, dan psikotropika atau happy five sebanyak 50 butir.

BACA JUGA :   Jadi Kurir Sabu, Remaja 16 Tahun di Langsa Diciduk Polisi

I Putu Jayan Danu Putra menyampaikan, pemusnahan barang bukti narkoba itu untuk menghindari perubahan zat-zat yang dapat membahayakan apabila tersimpan dalam jangka waktu lama.

“Pemusnahan barang bukti di akhir tahun 2021 ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan menunjukkan bahwa Polda Bali berkomitmen untuk memberantas peredaran gelap narkoba dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif menyambut hari Natal dan tahun baru 2022,” katanya.

Ia juga mengatakan, peredaran narkoba tetap terjadi walaupun aparat penegak hukum sudah berupaya memeranginya dengan segala cara, mulai dari pencegahan hingga penegakan hukum.

BACA JUGA :   Dua Remaja Asal Bandung Curi Kotak Amal Untuk Foya-Foya

“Tapi, rupanya tidak semudah itu juga untuk narkoba hilang dari permukaan dunia ini. Di mana pun mungkin sama-sama begitu, juga yang kita alami di Provinsi Bali,” imbuhnya.

Meski hampir setiap hari pelaku penyalahgunaan narkoba ditangkap polisi di Bali, namun barang haram itu masih saja beredar.

“Mungkin, rekan-rekan wartawan juga pernah tahu juga selama ini juga kita pengungkapan kasus narkoba hampir setiap hari ada, ada yang kita tangkap. Tapi rupanya sebagaimana tadi saya sampaikan, ini perlu kerja keras kita, dan semangat kita bersama untuk terus memerangi narkoba ini,” ujarnya. (red)