IKLAN YARA

Pembangunan Plaza Saringan Tanjung Enim Sudah Hampir 40 %

oleh -105.489 views
Pembangunan Plaza Saringan Tanjung Enim Sudah Hampir 40 %
UPDATE CORONA

Tanjung Enim I Realitas – Pembangunan Plaza saringan Tanjung Enim sudah hampir 40 % dan guna mempercepat selesainya bangunan tersebut saat bersamaan juga dibangun pedestrian (trotoar) bagi pengguna pejalan kaki yang dikerjakan oleh PT. Parosai.

Karena pembangunan Plaza saringan satu paket dengan pedestrian yang berlokasi di Pasar Bantingan Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Semsel, dan sebagai owner pembangunan tersebut PT. Bukit Asam Tbk.

Terpantau awak media saat melintas di jalan Pasar Bantingan Tanjung Enim, bangunan plaza sudah berdiri tiang menara, kemudian pemasangan ram besi enam mm tanpa mengikat atau menyatu dengan cor dinding penahan tanah untuk meningkat, sedangkan pedestrian masih dalam keadaan kerangka yang tersusun batubata sebagai landasan tanpa menggunakan batu kali.

BACA JUGA :   Sambut Hangat Kades Tegal Rejo Terima SIP-TE Untuk Jalin Kerjasama

Namun pengecoran di saluran induk tidak ada tiang penyanggah dan balok gantung untuk menahan cor beton tersebut, hanya mengandalkan dinding penahan tanah saja yang dikeroak’i sebagai landasan. Minggu, (03/10/2021).

BACA JUGA :   Silaturahmi SIP-TE Dengan UPTD Persampahan Disambut Baik

Saat bincang-bincang dengan salah satu pengawas PT. Parosai Bagus Jamal mengatakan” walaupun tidak ada tiang penyanggah dan balok gantung, tetap dijamin kekuatannya walaupun hanya reng balok melintang yang menumpu pada dinding lama yang dikeroak’i,” katanya.

Ketika dikomfirmasi dengan pengawas dari kontraktor guntur melalui whatsapp nya, hanya menjawab” bahwa bangunan plaza saringan satu paket dengan pedestrian” jelasnya.

Kemudian awak media komfirmasi dengan salah satu tim kota wisata, Budi Lasmono juga sebagai ketua infrastruktur kota wisata mengatakan” bahwa bangunan plaza saringan satu paket dengan pedestrian di pasar bantingan dan katanya itu bukan saluran, batubata hanya landasan trotoar sesuai dengan gambar desain, ucapnya.

Menurut pendapat pedagang disekitar bangunan pedestrian, saat dimintai pendapat menuturkan” kalo dak tahan bangunan ini katanya, kalo cuma landasan pake batubata bae” ungkapnya. (M Umar)