IKLAN YARA

Panitia Pemekaran Kabupaten Bandar Khalifah Peureulak Gelar Seminar

oleh -75.489 views
Baju batik orange Ibnu Hajar Ketua Tim Penggerak Pemekaran, Kaos Hitam Tgk. Zulkifli Aiyub/Kupiah Seuke Ketua DPW PA Aceh Timur/foto: Ist
UPDATE CORONA

Aceh Timur | Realitas – Seminar dan lokakarya dengan tema, Jalan terang wujudkan Daerah otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bandar Khalifah Peureulak di Room metting caffe Om J Kota Peureulak, Senin (25/10/2021).

Acara tersebut berlangsung sukses, Nara sumber secara virtual yaitu HM. Nasir Jamil, S.Ag. MSI Anggota Komisi III Banggar DPR RI.

Iskandar Usman Alfarlaki, SHi Sekretaris Komisi V DPR Aceh dan Narasumber yang tatap muka langsung yaitu HM Fadhil Rahmi LC. MA Anggota DPD RI, Fattah Fikri Ketua Komisi A DPRK Aceh Timur/Ketua Panitia DOB, Sanusi, SPD, MPD dan Muhammad Jamil, SE, Msi pengarah acara serta Dr. Andika Jaya Putra.

BACA JUGA :   Aneuk Kleng : Minta Bupati Aceh Timur Jangan Tutup Mata Perbaiki Jalan Tanjong Menje-Luengsa yang Berlobang

Kemudian sebagai Pembawa Acara(Host)” Keterangan Ketua Penggerak Pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru Kabupaten Bandar Khalifah Peureulak Tgk. Ibnu Hajar.

Adapun peserta Seminar yang dihadiri para tokoh masyarakat Aceh Timur telah menyepakati nama pemekaran Kabupaten baru adalah Bandar Khalifah Peureulak yang akan Mandiri dari Induk Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

BACA JUGA :   Kasus Penembakan Pos Pol Sudah Tuntas, 4 DPO Serahkan Diri

“Kita semua berharap dapat segera terbentuk Kabupaten Baru dengan Ibu Kota di Kecamatan Peureulak.

Hal ini didukung oleh informasi yang disampaikan oleh Bapak M.Nasir Jamil Anggota DPR RI terhadap kebijakan Pemekaran tahun 2023.

Kami optimis yang penting kita bersatu” papar Ketua PA Aceh Timur yang akrab disapa Kupiah Seuke.

BACA JUGA :   Ayah dan Anak Tewas Dalam Laga Kambing Bus JRG vs Panther PU

Fattah Fikri selaku Ketua Daerah Otonomi Baru menjelaskan bahwa dari jumlah 23 kecamatan di Kabupaten Aceh Timur yang masuk dalam kedalam Daerah Otonomi Baru Kabupaten Bandar Khalifah adalah 10 Kecamatan yang didukung oleh potensial Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang memenuhi syarat untuk Daerah Otonomi Pemekaran Kabupaten Baru. (*)