IKLAN YARA

LHK Kota Pekanbaru Sosialisasi Program Adiwiyata

oleh -32.489 views
LHK Kota Pekanbaru Sosialisasi Program Adiwiyata
UPDATE CORONA

Pekanbaru I Realitas – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) kota Pekanbaru melaksanakan sosialisasi tentang adiwiyata dengan beberapa tenaga pengajar sekolah-sekolah di Dinas Pendidikan kota Pekanbaru dalam menciptakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan hidup.

Hadir dalam kesempatan tersebut Plt Kadis LHK Pekanbaru yang diwakili oleh Kabid Penataan dan Penaatan Lingkungan Rima Septisia ST, MT, Kabid Pertamanan Langgeng, Kabid LB3 Erwinsyah, pemateri Sahran ritonga dari Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Ina Mulyani Dari Dinas LHK dan Kehutanan Riau,
Fajar Anugerah dari Universitas abdurrab, dan seluruh peserta.

Dalam penyampaian, Kabid Penataan dan Penaatan Lingkungan Rima Septisia ST, MT mengatakan bahwa sosialisasi ini akan disampaikan kepada para tenaga pengajar calon sekolah yang akan meraih adiwiyata.

“Adapun tujuan kegiatan ini untuk menciptakan sekolah berbudaya lingkungan yang mampu berprestasi dalam melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang,” ujar Rima.

BACA JUGA :   Polsek Cengkareng Gelar Latihan Antisipasi Penanganan Banjir

Ia juga menyebutkan bahwasanya pelaksanaan adiwiyata merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup yang juga telah disepakati oleh 3 (tiga) departemen lainnya, seperti Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Agama, dan Departemen Dalam Negeri.

“Jadi kita harapkan kerjasama semua pihak sekolah mulai dari Guru, Siswa, wali murid, penjaga sekolah serta lainnya dapat terlibat langsung dalam kegiatan adiwiyata ini. Istilahnya adiwiyata ini adalah adipura kecil ditingkat sekolah-sekolah,” ujarnya.

Selain itu menurut Rima, pentingnya program adiwiyata tersebut akan menjadi kontribusi besar dalam mewujudkan misi kota Pekanbaru kearah kota Smart City Madani.

“Tentunya melalui program sekolah adiwiyata tersebut dapat menjadikan sekolah yang bersih, nyaman, sehat, dan asri menuju sekolah yang hijau. Sehingga dengan banyaknya sekolah hijau dapat tercipta kota Pekanbaru sebagai kota Green City,” jelas Rima.

BACA JUGA :   Cek Jalur Batu Bara Bajubang-Tempino, Kapolda Nilai Belum Layak Namun Tidak Ada Pilihan

“Secara kriteria kita akan menilai sekolah adiwiyata tersebut memiliki kebersihan lingkungan, higienis kesehatan kantin, dan kehijauan serta keasriannya. Dan hal ini perlu komitmen yang kuat dari Kepala Sekolah dan warga sekolah dalam merubah kondisi fisik sekolah menjadi sekolah yang asri, hijau, nyaman dan indah,” tutupnya.

Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pendidikan kota Pekanbaru Sahran Ritonga yang juga sebagai pemateri sosialisasi adiwiyata mengatakan dukungan terhadap program adiwiyata di sekolah-sekolah.

Karena menurutnya, program sekolah adiwiyata tersebut merupakan semangat dalam menanamkan nilai-nilai kecintaan terhadap lingkungan kepada para peserta didik sejak dini.

“Dengan adanya program adiwiyata ini anak didik diharapkan dapat menjadi generasi yang cinta dan peduli terhadap lingkungan,” harap Sahran seraya menyampaikan komitmen dan mendukung terwujudnya sekolah adiwiyata.

BACA JUGA :   Mengidap Demensia, Pengemudi Mercy Lawan Arah di Tol JORR

Dalam paparan materi disampaikannya, Sahran menyebutkan akan menciptakan generasi emas di tahun 2045 depan, dengan memiliki tekad terwujud generasi yang cinta terhadap lingkungan.

“Karena di tahun 2045, Indonesia merdeka genap 100 tahun. Jadi dari sekarang nilai-nilai kecintaan terhadap lingkungan kita tanamkan sejak dini. Sehingga 25 tahun kedepannya, mereka lah yang akan menjadi generasi emas yang akan mengisi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan, peduli terhadap budaya lingkungan,” tutup sahran.

Untuk diketahui, usulan calon sekolah adiwiyata Propinsi di tahun 2021 sebanyak 13 sekolah, calon sekolah adiwiyata Nasional di tahun 2021 sebanyak 6 sekolah, dan calon sekolah adiwiyata Mandiri di tahun 2021 sebanyak 2 sekolah. *(mirza)