IKLAN YARA

Kebocoran Pipa Jargas di Lhokseumawe Masih Belum Diperbaiki

oleh -17.489 views
Kebocoran Pipa Jargas di Lhokseumawe Masih Belum Diperbaiki
Kebocoran Pipa Jargas di Lhokseumawe Masih Belum Diperbaiki
UPDATE CORONA

Lhokseumawe I Realitas –  Warga di Dusun Keude Baro, Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, yakni yang tinggal di dekat Jalan Medan-Banda Aceh (kawasan Halte), mengeluh terkait bau gas yang sudah tercium selama delapan bulan terakhir.

Sedangkan gas yang tercium setiap saat oleh warga tersebut diduga akibat adanya kebocoran pipa jaringan gas (Jargas) rumah tangga.

Namun sampai dengan Senin (4/101/2021), belum juga diperbaiki.

Peutuha Pheut Desa Meria Paloh, Muhammad MY, membenarkan sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

BACA JUGA :   Bertani, Dua Kali di Terjang Banjir Tetap Bisa di Panen

“Sedangkan kondisi bau gas sangat menyengat. Parahnya lagi dan sangat mengkhawatirkan, lokasi kebocoran di seputaran kedai penjual BBM enceran milik ibu Salamah,” katanya.

Dasarnya, lanjut Muhammad MY, warga sudah beberapa kali membuat laporan kepada pihak pengelola. Tapi sampai saat ini belum diperbaiki. 

“Jadi kita minta untuk segera diperbaiki. Wàrga kami sudah sangat resah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Maryani (58) yang rumahnya tepat di depan lokasi kebocoran jaringan gas sekarang ini, Minggu (3/10/2021), menjelaskan, pihaknya sudah delapan bulan ini terus mencium bau gas. 

BACA JUGA :   Polisi Buru Pelaku Penembak Pos Pol Panton Reu Polres Aceh Barat

“Terutama pada pagi hari. Kadang-kadang sampai membuat saya pening,” katanya.

Selain sangat mengganggu dengan kondisi bau, lanjut Maryani, dalam beberapa bulan terakhir beberapa tanaman warga yang ada di sekitar lokasi juga sudah mati.

“Sangat banyak lokasi bocor. Bisa kita lihat secara jelas saat hujan, sangat banyak gelembung air di lokasi jaringan gas tersebut,” katanya.

BACA JUGA :   Peringati Hari Sumpah Pemuda, DPD KNPI Langsa Gelar Bakti Sosial

Hal senada juga diutarakan Khairina (23). Menurutnya, kondisi bau gas tersebut sudah sabgat mengkhawatirkan.

Terkait bau gas yang diduga akibat adanya kebocoran jaringan gas rumah tangga tersebut, sudah dilaporkan ke pihak PTPL, selaku mitra dari Pertagas Niaga,yang pengelola jaringan gas rumah tangga.

Namun sampai saat ini belum diperbaiki. “Jadi kami mohon segera diperbaiki. Karena kami sudah sangat resah dan takut,” pungkasnya. (*)

Source: Trb