IKLAN YARA

Yayasan Aceh Hijau Sosialisasi Kick Off Penguatan Peulara

oleh -26.489 views
Yayasan Aceh Hijau Sosialisasi Kick Off Penguatan Peulara
UPDATE CORONA

Aceh Singkil | Realitas – Yayasan Aceh Hijau melaksanakan Sosialisasi dan Kick-Off program penguatan Lingkar Remaja (Peulara) secara resmi dibuka Kepala Bappeda di Aula Bappeda Kabupaten Aceh Singkil, Rabu (22/9/2021).

Bupati Aceh Singkil melalui Kepala Bappeda Muhamad Rivai atas nama pemeritah, mengucapkan terima kasih kepada Unicef dan yayasan Aceh Hijau yang telah memprakarsai pertemuan ini, dan beharap pertemuan dengan anak-anak Remaja ini nantinya dapat suatu penguatan guna mengisi pembangunan kabupaten Aceh Singkil kedepan.

Juga dia berharap anak anak ini nanti diberikan masukan dan pendidikan, guna dapat turut serta dalam urung rembuk, sehingga nantinya bisa menyumbangkan pikirannya dalam mengisi pembangunan kabupaten Aceh Singkil ke depan.

BACA JUGA :   Masa Pandemic Covid 19, Brimob Galakan Jumat Berbagi

Direktur Yayasan Aceh Hijau Syarifah Marlina Almazhir dalam sambutannya mengatakan, Program penguatan Lingkar Remaja Aceh (PEULARA) merupakan program kerja sama antara yayasan Aceh Hijau dengan Unicef, program tersebut fokus pada Remaja dilaksanakan 3 Kabupaten/ Kota yaitu, Kota Banda Aceh, Kota Sabang, dan Kabupaten Aceh Singkil.

” Program ini merupakan Pilot project untuk menghasilkan model dukungan penguatan Remaja agar dapat menjadi warga yang aktif”. Ujar Syarifah.

Dia berharap program Peulara ini nantinya dapat mengoptimalkan dukungan Unicef, sebelumnya dan bersinegi dengan program-program Pemeritah dan dukungan Unicef yang sedang berjalan di daerah ini.

BACA JUGA :   Gampong Lengkong Jadi Salah Satu Tempat Pengabdian Terbaik Pemko Langsa

Secara waktu, periode pelaksanaa program ini relatif singkat ((Agustus – Desember 2021). Tentu saja dengan jangka waktu yang pendek ini, kita berharap ada dukungan lanjutan ditahun depan harap Syarifah.

Lebih lanjut ia menyebutkan, dalam pelaksanaannya, program ini nantinya akan mendukung pengorganisasian dan penguatan program kapasitas remaja yang akan menjadi peserta program melalui fasilitas Lingkar Remaja.

Dimana katanya, mereka akan belajar mengenal potensi diri dan lingkungan sekitarnya, belajar kerja sama, berjejaring, menyusun rencana untuk kontribusi terhadap belajar penyelesaian masalah di desa.

Selain itu juga katanya, terdapat dukungan untuk penguatan lingkungan pendukung bagi remaja agar dapat berkontribusi aktif.

BACA JUGA :   Syahrial Salim Tokoh Politik Langsa Menghadap Sang Khaliq

Tentu saja, Pemerintah dan sektor usaha menjadi stakeholder penting dalam hal ini secara lebih luas, dia mengharapkan agar program ini dapat menjadi solusi dan jembatan terhadap tantangan perbedaan generasi ( antara orang tua dengan anak, antara pemerintah dengan anak remaja untuk kegiatan positif.

Kami akan mengupayakan untuk mensinergikan program ini nantinya dengan upaya pembangunan di Gampong dan kegiatan Kegiatan remaja digampong seperti remaja mesjid, serta mengoptimalkan serta fungsi maunasah agar anak anak remaja kita dapat tumbuh kembang dan berkontribusi secara positif dan mengoptimalkan tentu saja dalam konteks ke Acehan. (Rostani)