IKLAN YARA

Restorasi Gambut Berjalan Baik Di Riau, BRGM RI Berikan Sosialisasi Rehabilitasi Mangrove

oleh -56.489 views
Restorasi Gambut Berjalan Baik Di Riau, BRGM RI Berikan Sosialisasi Rehabilitasi Mangrove
UPDATE CORONA

Pekanbaru I Realitas – Restorasi Gambut Berjalan Baik Di Riau, BRGM RI Berikan Sosialisasi Rehabilitasi Mangrove.

Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus melakukan sosialisasi serta assistensinya terhadap pencemaran lingkungannya serta dampak kebakaran hutan dan lahan.

Melalui sosialisasi tim restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove di Provinsi Riau pada Senin (20/09/21), Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau Dr. Maamun Murod MM,MH menyampaikan rasa terimakasihnya kepada BRGM RI atas kerjasama, dan perhatiannya serta dukungan dari semua pihak.

“Selama ini kita (DLHK, red) di Riau memiliki beberapa tim restorasi gambut untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Dan saat ini BRGM RI mempunyai program pemeliharaan dan rehabilitasi mangrove. Maka dengan kegiatan sosialisasi ini pemerintah Provinsi Riau bersama dengan pemerintah kabupaten/kota akan melakukan penyesuaian nomenklatur terkait sistem pengelolaan kerja yang telah ditetapkan oleh BRGM RI, dengan demikian teknisnya daerah akan mengikuti pelaksanaan sesuai aturan yang diberlakukan oleh pemerintah pusat,” ujar Kadis LHK Riau.

BACA JUGA :   Listyo Sigit Resmikan Revitalisasi Museum Polri, Ini Harapnya

Ia juga menyampaikan untuk kondisi sejumlah gambut yang ada di Riau sudah sangat baik pengelolaannya, karena menurutnya keberhasilan tersebut tentunya didukung oleh semua pihak khususnya perhatian dari BRGM RI.

“Pengelolaan gambut diseluruh wilayah Riau telah kita laksanakan sesuai arahan dari BRGM RI. Ada tiga upaya, rewetting yaitu pembasahan lahan gambut, revegetasi yaitu melakukan penanaman kembali di sekitar lahan-lahan bekas terbakar, dan melakukan revitalisasi ekonomi dengan upaya memberikan kehidupan bagi masyarakat diwilayah hutan dan lahan gambut, agar mereka dapat berpartisipasi menjaga kelestarian lingkungan sekitar,” ucap Maamun Murod.

Dalam menjalankan rewetting Kadis LHK Riau tersebut menyebutkan telah melakukan upaya sekat kanal sebanyak lebih kurang 1.100 diseluruh wilayah provinsi Riau.

“Di tahun 2021 ini kita akan penambahan pemasangan sekat kanal di tiga daerah kabupaten/kota, yakni di kota Dumai, kabupaten Bengkalis, dan kabupaten Rokan Hilir. Terimakasih sekali lagi kami sampaikan kepada BRGM RI atas dukungan dan perhatian untuk wilayah di provinsi Riau,” jelasnya.

BACA JUGA :   Propam Polda NTT Diminta Segera Periksa Wakapolres Rote Ndao

Terkait arahan dari BRGM RI tentang rehabilitasi mangrove, Kadis LHK Riau ini mengatakan berupaya secepatnya melakukan koordinasi dengan instansi dan stakeholder terkait diseluruh wilayah pesisir tersebut.

“Ini merupakan tugas tambahan yang perlu kita perhatikan dan persiapkan, mengingat terdapat beberapa wilayah di pesisir timur terjadi abrasi yang cukup luas sehingga nantinya dikhawatirkan akan mengerus dan menghilangkan sebagian daratan di Pulau-Pulau kecil disekitarnya,” ujar Maamun Murod.

“Maka dengan program rehabilitasi mangrove ini perlu kita perhatikan bersama agar senantiasa menjaga wilayah kita dari kerusakan-kerusakan lingkungan lainnya,” tutup Kadis LHK Provinsi Riau.

Sementara itu Deputi Perencanaan dan Evaluasi BRGM RI Prof. Dr. Ir. Satyawan Pudyatmoko menyatakan dukungannya terhadap tim restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove yang sudah terbentuk di Provinsi Riau.

“Tim ini sangat penting, karena Riau merupakan provinsi yang sangat strategis terhadap ekosistem gambut maupun ekosistem mangrove untuk dilestarikan dan diberdayakan secara ekonomis sehingga ada keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Prof. Dr. Ir. Satyawan Pudyatmoko.

BACA JUGA :   Kenang Jasa Pahlawan, Kemenkumham Tabur Bunga Di Teluk Jakarta

Adapun untuk rehabilitasi mangrove, Prof. Satyawan mengatakan perlunya pelaksanaan penerapan pola Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang mana kerjasamanya dilakukan bersama dengan kelompok-kelompok masyarakat.

“Jadi dalam kerjanya nanti kelompok-kelompok masyarakat yang akan melakukan rehabilitasi mangrove diwilayahnya. Harapan kami masyarakat dapat penghasilan tambahan dari program ini,” tutupnya.

Disela waktu istirahat, ketua pelaksana Pebrian Swanda S.Hut mengatakan bahwasanya sosialisasi tim restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove di Provinsi Riau dilaksanakan selama dua hari yang pesertanya terdiri dari kepala daerah, Bappeda, Kadis LHK di 12 kabupaten/kota se Riau.

“Sebagai pemateri langsung dari BRGM RI dan Kemen LHK RI. Dan sesi siang ini ada pemaparan tugas perbantuan yang dilaksanakan oleh DLHK Riau dan membicarakan tempat pelaksanaan rehabilitasi mangrove di tahun 2021. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar,” tutup Pebrian Swanda. *(mirza)