IKLAN YARA

Penemuan Jasad dalam Kondisi Sudah Tidak Utuh di Pulo Aceh

oleh -44.489 views
UPDATE CORONA

Aceh Besar I Realitas – Sebuah boat misterius terdampar di Pantai Riyeueng, Pulau Nasi, Aceh Besar.

Saat boat itu diangkat, ditemukan jasad dalam kondisi sudah tak utuh.

Jasad misterius itu ditemukan pada Minggu (5/9/2021) sekira pukul 06.00 WIB.

Diketahui, mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Mayat tanpa identitas itu sempat dikebumikan oleh warga setempat, namun digali kembali untuk dilakukan visum oleh pihak kepolisian.

Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftah Cut Adek menyampaikan, boat misterius dengan kapasitas sekitar 6 gross ton (GT) itu ditemukan terdampar di Pantai Alue Riyeung, sebuah pantai yang berada di barat daya Pulau Nasi, yang masuk dalam gugusan Pulo Aceh.

BACA JUGA :   Ditpolairud Polda Aceh Gelar Vaksinasi Merdeka

Boat itu terdampar dalam posisi telungkup di tepi pantai.

Saat diangkat oleh warga, di bawahnya ditemukan sosok mayat yang kondisinya tidak utuh lagi.

Mayat laki-laki yang tidak memiliki identitas tersebut sudah kehilangan kepala dan lengan.

“Tadi pagi di Pantai Alue Riyeung, Pulau Nasi ditemukan satu kapal 5 GT dalam posisi telungkup. Setelah diangkat, ternyata di bawah kapal ada mayat tanpa kepala dan lengan, tanpa identitas,” ujar Miftah Cut Adek.

BACA JUGA :   Tanfidzyah NU Batu Bara Apresiasi Polisi Dalam Pemberantasan Begal

Setelah ditemukan warga, mayat tanpa identitas tersebut langsung ditangani oleh warga Alue Riyeung.

Warga setempat melaksanakan fardhu kifayah dan dikebumikan oleh di pemakaman setempat.

Namun, oleh pihak kepolisian, mayat tersebut digali lagi dan dibawa ke RSUDZA Banda Aceh untuk dilakukan visum.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian orang tak dikenal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Aceh Besar, Iptu Zeska Julian Taruna Wijaya mengatakan, setelah mendapatkan informasi tersebut, personelnya berkoordinasi dengan Polsek Pulo Aceh dan langsung menuju ke lokasi.

BACA JUGA :   Kapolda Aceh Kunjungi Dayah di Atim, Minta Ulama Dukung Tugas Polri dan Vaksinasi

Kemudian jenazah digali dan dibawa ke Banda Aceh untuk dilakukan visum di RSUDZA, dan jika memungkinkan juga akan dilakukan autopsi.

Menurut Kasat Reskrim, langkah itu diambil pihaknya untuk menjalankan SOP penemuan mayat.

Jenazah itu juga sudah diambil sampel DNA untuk kebutuhan identifikasi nantinya. (*)

Source:Trb