IKLAN YARA

Kades Suban Jeriji Melenggang ke Istana Presiden, Ini Tujuannya

oleh -98.489 views
Kades
UPDATE CORONA

Muara Enim I Realitas – Kepala Desa (Kades) Subanjeriji Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, bersama tokoh masyarakat adakan kunjungan ke Istana Negara guna mengajukan beberapa usulan untuk kemajuan Desa.

Dikatakan Sarbeni Kades Suban Jeriji, dalam kunjungan ke Istana Negara tersebut langsung diterima oleh staf kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin, dan maksud kedatangan ke Istana Kepresidenan untuk menyampaikan bebarapa usulan. Jum’at (10/9/2021)

*Usulan yang diberikan yaitu mengusulkan pelepasan kawasan hutan dari wilayah Suban Jeriji, mengusulkan pengaspalan jalan Muara Enim – Suban Jeriji, Suban Jeriji – Jumenang, Suban Jeriji- Gumawang dan Suban Jeriji-Lubay serta beberapa usulan lainnya.” Ungkapnya.

BACA JUGA :   Pemda Muara Enim Lakukan Seleksi Lelang Jabatan Lima OPD 2021

Lanjut Sarbeni, alhamdulillah usulan yang diberikan kepada staf kepresidenan langsung diterima oleh mereka.

“Usulan pengaspalan dan pelepasan kawasan hutan dari wilayah Desa Suban Jeriji langsung dikabulkan, karena staf ahli presiden langsung menelpon direktur pertamina dan PJ. Bupati Muara Enim,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Beni, Baru setengah jam dirinya bersama masyarakat keluar dari Istana Negara, dirinya langsung ditelpon Camat Muara Enim yang mengatakan bahwa mereka akan langsung ke Desa Suban Jeriji untuk melakukan pengukuran dan survey lapangan.

BACA JUGA :   Balap Liar di PALI Sumsel Tewaskan 2 Remaja dan 5 Lainnya Luka-luka

“Untuk usulan pengaspalan jalan, pihak Pemerintah Kabupaten Muara Enim langsung survey kelapangan dan untuk usulan pelepasan kawasan hutan dari wilayah Desa Suban Jeriji dalam waktu dekat tim pusat akan turun ke Desa Suban Jeriji,” lanjutnya.

Camat Rambang Niru Fredy Febriansyah Sstp. Msi, membenarkan adanya kunjungan Masyarakat Desa Suban Jeriji ke Istana Negara untuk mengusulkan beberapa usulan.

BACA JUGA :   Balap Liar di PALI Sumsel Tewaskan 2 Remaja dan 5 Lainnya Luka-luka

Dan mereka berangkat itu sebelumnya telah berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan dan Kabupaten.

“Alhamdulillah usulan yang mereka ajukan langsung diterima dan kita diperintah oleh PJ.

Bupati bersama Dinas Perkim, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan Kabag Tapem langsung kelapangan, melakukan survey dan pengukuran.

Dan total panjang jalan yang akan diaspal adalah 115 KM yang dilalui ada 6 Desa yang dilalui,” terangnya. (M Umar)