IKLAN YARA

Diduga DPKPP Bogor Sewa Preman Cabut Papan Nama Kantor DPC IPJI

oleh -37.489 views
Diduga DPKPP Bogor Sewa Preman Cabut Papan Nama Kantor DPC IPJI
UPDATE CORONA

MEDIAREALITAS.COM I Bogor – Terkait dengan adanya tindakan perusakan dan pencabutan papan nama Kantor DPC IPJI Kabupaten Bogor di Jalan Raya Tegar Beriman DPC IPJI melakukan upaya somasi ke DPKPP kabupaten Bogor oleh kuasa hukumnya, dengan agenda 2 pasal sekaligus.

Setelah anggota IPJI melakukan investigasi dan mencari kebenaran info tersebut serta di buktikan dengan barang bukti potongan papan nama IPJI yang tersimpan digudang DPKPP, Kuasa hukum IPJI Ricardo SH kepada Wartawa, Sabtu (11/9/2021) ia langsung membuat surat somasi kepada DPKPP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan melawan hukum tersebut, “harus nya Dinas memberikan surat teguran ke 1 dan ke 2 dan terakhir surat Eksekusi jika tidak di indahkan baru melakukan eksekusi ucap, Ricardo.

BACA JUGA :   LSM PENJARA PN : Meminta Kementrian PUPR Opname PDAM tirta Kahuripan Terkait Bantuan Hibah Negara Honggaria " Tapping

Bermula dari ada nya surat pemberitahuan tanggal 02 Juni 2021 No. 973/2398.PP.DPKPP. Yang dikeluarkan oleh DPKPP Kabupaten Bogor tentang penertiban reklame yang berada di jalur pedestrian namun surat itu tidak berlanjut dengan surat teguran lainnya sehingga pada tanggal 01/09 jam 14: 10.

Ada beberapa oknum petugas tidak berseragam dengan mengendarai mobil pickup dinas ber pelat merah memotong papan nama IPJI di kantor DPC Kabupaten Bogor, saksi mata mengatakan “ada seorang petugas wanita dahulu PA melihat kantor IPJI lalu balik lagi ke rekan nya ketika kantor IPJI sedang kosong, sehingga oknum tersebut berani melakukan pemotongan papan nama IPJI dan tidak di saksikan oleh satupun anggota IPJI sehingga terkesan seperti maling ucap nya”.

BACA JUGA :   Kejati Jabar Selamatkan Rp 3,2 T Uang Negara Dalam Proyek Kereta Cepat

Diduga DPKPP Bogor Sewa Preman Cabut Papan Nama Kantor DPC IPJI

Ricardo menyatakan dengan hal tersebut diatas kami anggap satu tindakan pelanggaran pidana yang mana sesuai dengan perbuatan tersebut masuk dalam pasal 406 ayat 1 (satu) KUHP yang berbunyi:

“Barang siapa yang dengan sengaja dan melawan hukum menghancurkan, merusak, membuat tidak dapat dipakai atau menghilangkan barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian milik orang lain diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.”

Dan Pasal 18 ayat 1 UU PERS No. 40 Tahun 1999 yang berbunyi setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara palingblama 2 tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

Sampai berita ini dibuat pihak DPC IPJI Kab Bogor masih melakukan kordinasi dengan DPW Jabar dan DPP IPJI untuk meminta bantuan moril ataupun materil terhadap DPKPP Kabupaten Bogor (Deddy Karim)