IKLAN YARA

Ketua KPU Ilham Saputra, SA Bisa Dinonaktifkan Dari Ketua KIP Abdya

oleh -56.489 views
Ketua KPU Ilham Saputra
Ketua KPU Ilham Saputra
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menyayangkan dugaan keterlibatan SA dalam praktik perjudian tersebut.

Menurut Ilham, SA pun terancam dinonaktifkan sebagai ketua KIP Abdya jika statusnya telah menjadi tersangka.

Dilansir dari beritakini, Ilham, seperti yang diatur dalam Pasal 143 ayat 1 PKPU Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Tata Kerja KPU. Adapun KIP adalah lembaga hirarki KPU.

Jika dinonaktifkan sebagai ketua, artinya status SA akan menjadi anggota KIP Abdya.

Sementara pada ayat 2 pasal itu juga disebutkan jika anggota menjadi tersangka dan ditahan sehingga mengganggu tahapan pemilu atau pemilihan maka diberhentikan sementara.

“Jadi ada prasyarat di mana jika telah menjadi tersangka dan ditahan; mengganggu tahapan, baru menurut PKPU diberhentikan sementara. Oleh karena itu, kita serahkan pada proses hukum yang berlaku,” ujar Ketua KPU Ilham Saputra.

Sebelumnya Ketua  Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat Daya (Abdya) SA menjadi sorotan setelah dia digerebek oleh polisi diduga sedang bermain judi bersama teman-temannya pada Kamis, 9 September 2021 lalu.

Terduga SA berhasil kabur, tapi dia kemudian menyerahkan diri ke kepolisian. Sempat ditahan, SA kini kabarnya telah ditangguhkan.

Media ini belum berhasil mendapat konfirmasi dari kepolisian tentang informasi penangguhan penahanan SA atau memang perkaranya telah dilimpahkan ke Wilayatul Hisbah.

Tapi Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Samsul Bahri mengatakan, SA telah mengontaknya dan mengaku berada di rumah pada Jumat malam, 10 September 2021.

“Semalam dia ada telepon saya, dia sudah pulang dan tidak ditahan, namun keterangan terkait dengan ada atau tidaknya dia melakukan perjudian, saya belum mendapatkan, nanti kita tunggu laporan selanjutnya dari yang bersangkutan,” ujar Samsul Bahri kepada Wartawan, Sabtu (11/9/2021).

Seperti di beritakan sebelumnya, Tim Reserse Kriminal Polres Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menangkap tujuh tersangka perjudian dan satu  diantaranya oknum Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) daerah setempat.

Kapolres Abdya AKBP Mohammad Nasution melalui Kanit Tipiter Reskrim, Aipda Fajaruddin di Blangpidie, Jumat (10/9/2021) mengatakan, oknum komisioner KIP Abdya yang ditangkap petugas terlibat perjudian itu berinisial SA (49)

Selain SA petugas juga menangkap seorang oknum guru sekolah dan lima warga di kebun kelapa sawit di Desa Alue Pisang, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya, pada Kamis (9/9) sekira pukul 17.00 WIB.

Di tempat tersebut, Polisi menyita dua set kartu joker merek kim fish, uang tunai dengan total keseluruhan senilai Rp 7 jutaan, satu lembar terpal plastik warna biru dan satu lembar terpal plastik warna hitam yang digunakan sebagai tikar.

Adapun semua tersangka yang ditangkap polisi baik oknum komisioner KIP maupun oknum guru dan lima masyarakat biasa itu masing-masing tercatat sebagai warga Kecamatan Kuala Batee dan warga Kecamatan Babahrot.

Fajaruddin mengatakan penangkapan ketujuh tersangka tersebut dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa di kawasan kebun kelapa sawit Desa Alue Pisang sering dijadikan lokasi perjudian (maisir).

“Kami langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan setiba di lokasi petugas menemukan 10 orang tengah main judi dengan kartu Joker Remi. Enam tertangkap, empat melarikan diri,” katanya.

Setelah keenam pelaku bersama barang bukti diamankan ke Mapolres Abdya lalu pada pukul 23.00 WIB seorang pelaku yang sempat kabur atas nama SA (oknum komisioner KIP) datang ke Polres Abdya untuk menyerahkan diri.

Sementara tiga pelaku lagi hingga kini belum menyerahkan diri ke pihak kepolisian dan sudah ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Semua tersangka akan dijerat dengan pasal 19 qanun Aceh nomor 6 tahun 2004 tentang hukum jinayat dengan ancaman uqubat cambuk paling banyak 30 kali atau penjara paling lama 30 bulan,” katanya. (*)

Sumber : ant

BACA JUGA :   Gubernur, Kapolda, dan Pangdam Ikuti Serbuan Vaksinasi dan Baksos AKABRI 98