Langsa I Realitas – Beberapa ruas jalan dan lorong di Kota Langsa sering tergenang air akibat kebocoran pipa PDAM Tirta Keumuning yang tidak dihiraukan.
Kebocoran pipa akibat penggalian pipa gas ini, sudah mencapai setahun lamanya tidak pernah mendapat perhatian pihak BUMD.
Keresahan ini berulangkali melaporkan, ungkap warga kota ini kepada Media Realitas, Minggu (5/9/2021).
Persoalan serupa juga dibenarkan Nona Rita Kurnia kepada Media Realitas saat sarapan pagi di Centeral Coffee Jalan T.Umar Blang Paseh, Langsa.
Menurut ibu tiga anak ini, pihaknya sudah tiga kali melaporkan kondisi genangan air ini pada loket gangguan Kantor Pengelola air ini.
“Bukan saya saja, suami pun ikut melaporkan hal ini melalui forum komunikasi instansi kota ini tiga bulan lalu, akan tetapi tetap tidak dihiraukan juga”, ujarnya dengan nada kesal.
Dia mengaku sudah malas melaporkannnya lagi persoalan serupa yang sudah menahun ini.
Melalui group whatsApp, petugas air leading ini mengaku sudah terjun ke lokasi.
“Katakanlah ya, tapi mengapa tidak aksi, buktinya genangan masih terus terjadi”, tambahnya dengan nada geram.
Begitupun katanya, Dia tetap memendamkan perasaan dongkol melihat pekarangan rumah dan lorongnnya itu selalu tergenang air.
Banyak anak-anak yang melintas di situ terpeleset akibat paving blocknya berlumut dan licin.
Genangannya tidak hanya di Dusun III Lorong Senator Gampong Meutia saja, tapi genangan kecil sering juga terjadi di Jalan Syiah Kuala persis di depan mulut lorong senator sebelah utara, katanya.
“Kalau di depan rumah saya lanjutnya, bukan sering tergenang, tapi pekarangannya tidak pernah absen dari genangan”, tandasnya lagi.
Genangan itu terjadi setelah penggalian pipa gas negara setahun lalu. Gas nya belum berfungsi, pekarangan terus basah, ujarnya menggerutu. (Adn)




