IKLAN YARA

Viral Pria di Aceh Maki Jokowi ‘Diyue Peugah le’ Bapak Nyoe

oleh -168.489 views
Pria di Aceh Timur menyebut Presiden Jokowi kurang ajar. Pria itu memaki Presiden Jokowi di depan kamera lantaran disuruh oleh perekam video. (Tangkapan layar video viral)
Pria di Aceh Timur menyebut Presiden Jokowi kurang ajar. Pria itu memaki Presiden Jokowi di depan kamera lantaran disuruh oleh perekam video. (Tangkapan layar video viral)
UPDATE CORONA

Aceh Timur I Realitas – Viral Video yang memperlihatkan seorang pria di Aceh memaki Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena ‘disuruh bilang bapak ini’ pun sontak  viral di media sosial.

Polisi langsung turun tangan melakukan penyelidikan.

Dilihat wartawan, Rabu (25/8/2021), dalam video berdurasi 22 detik itu, tampak seorang pria berbicara dikelilingi sejumlah petugas Satpol PP dan kepolisian.

BACA JUGA :   LIMA Lhokseumawe Sorot Soal Siswi Tumbang Usai Divaksin di Sekolah

Saat bicara, pria itu mengenakan masker yang diturunkan ke dagu.

Dia awalnya berbicara dengan nada tinggi dalam bahasa Indonesia. Kemudian dia melanjutkan dengan bahasa Aceh.

“Jokowi kurang ajar, disuruh bilang (kalimat makian tersebut) sama Bapak ini, disuruh ulang,” kata pria tersebut sambil menunjukkan ke arah perekam video yang sedang merekamnya.

“Jokowi kurang ajar. Tangkap saya Jokowi. Kasih tahu Jokowi di sini ada rakyat gila,” sambungnya kembali.

Setelah memaki, pria tersebut berlalu meninggalkan petugas yang mengelilinginya. Belum diketahui pasti siapa perekam video dan apa motif video disebarkan dan pemicu pria di video itu melontarkan kalimat makian ke Presiden Jokowi.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan polisi masih sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pria tersebut yang memaki Presiden Jokowi. Polisi juga masih akan menyelidiki lebih lanjut identitas pengunggah dan pria yang ada di video.

BACA JUGA :   Ratusan Siswa SMKN Almubarkeya Jalani Vaksinasi Massal

“Lokasi kejadian sudah kita ketahui di Aceh Timur,” ujar Winardy saat dimintai konfirmasi wartawan. (*)