IKLAN YARA

Segera Habis Masa Jabatan, Presiden Filipina Calonkan Diri Jadi Wapres

oleh -48.489 views
Segera Habis Masa Jabatan, Presiden Filipina Calonkan Diri Jadi Wapres
Presiden Filipina Rodrigo Duterte
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan dia akan mencalonkan diri sebagai wakil presiden tahun depan untuk melanjutkan perangnya melawan narkoba dan pemberontak.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (25/8/2021), Duterte, yang terpilih pada 2016 dan dilarang oleh konstitusi untuk mencalonkan diri lagi, sebelumnya telah menyatakan kemungkinan untuk memperebutkan jabatan tertinggi kedua di negara itu.

“Saya akan mencalonkan diri sebagai wakil presiden,” kata Duterte membenarkan pengumuman sebelumnya oleh partainya, PDP-Laban bahwa dia telah setuju untuk memperebutkan posisi itu.

“Lalu saya akan melanjutkan perang. Saya khawatir tentang narkoba, pemberontakan, yah, nomor satu adalah pemberontakan, lalu kriminalitas, narkoba,” ujar Duterte.

“Saya mungkin tidak memiliki kekuatan untuk memberikan arahan atau bimbingan, tetapi saya selalu dapat mengungkapkan pandangan saya di depan umum,” imbuhnya.

Sejak menjadi presiden, Duterte telah melancarkan kampanye berdarah terhadap pengguna dan pengedar narkoba, yang menurut kelompok hak asasi manusia telah menewaskan puluhan ribu orang.

Jaksa Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) berusaha untuk meluncurkan penyelidikan penuh atas rentetan pembunuhan tersebut.

Para pemberontak komunis dan pendukung mereka juga menjadi sasaran kampanye berdarah tersebut seiring Duterte berusaha mengakhiri pemberontakan yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

PDP-Laban diperkirakan akan mengusung orang dekat Duterte, Senator Christopher Lawrence “Bong” Go, untuk menjadi kandidat presiden dalam pemilihan umum Mei 2022 mendatang.

Tetapi sebuah faksi partai yang setia kepada Manny Pacquiao, petinju yang menjadi senator, menyatakan pencalonan Go-Duterte adalah upaya untuk melindungi putri Duterte, Sara, yang diperkirakan akan mencalonkan diri sebagai presiden  dari serangan politik.

Mahkamah Agung Filipina sebelumnya memutuskan bahwa presiden yang masih menjabat diberikan kekebalan hukum. Tetapi ada perdebatan mengenai apakah perlindungan semacam itu dapat diberikan ke wakil presiden.

Jika Sara Duterte atau Go menang dalam pemilihan presiden, mereka bisa melindungi Duterte dari tuntutan pidana.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan Sara, yang berasal dari partai yang berbeda dari ayahnya, mendapat dukungan pemilih terbanyak di antara kandidat potensial termasuk Pacquiao. (*)

Source:Dtc