IKLAN YARA

Polisi Gagalkan Penyelundupan 441 Gram Sabu dari Malaysia ke Madura

oleh -60.489 views
Polisi Gagalkan paket narkoba jenis sabu 441 gram dari Malaysia (Dok.File, Dtc)
UPDATE CORONA

Semarang I Realitas – Polisi mengamankan paket sabu seberat 441,21 gram melalui ekspedisi di Semarang, Jawa Tengah dari Malaysia.

Paket sabu yang dikirim dengan tujuan ke Madura, Jawa Timur, itu disamarkan dengan sejumlah benda bekas dan makanan.

“Salah satu paket diduga berisi Narkotika Golongan I Jenis Metamfetamina/Sabu, yang disamarkan dengan tumpukan baju bekas, perkakas alat rumah, makanan ringan,” ujar Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Lutfi Martadian dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).

BACA JUGA :   Banjir Meluas ke Beberapa Desa di Luwu Sulsel, 76 Rumah Terendam

Lutfi mengatakan awalnya polisi mendapat laporan dari Petugas Bea Cukai Kanwil Jateng & DIY terkait adanya empat paket terbungkus kardus dari sebuah ekspedisi di Kota Semarang dari Malaysia.

Penelusuran dilakukan dengan control delivery hingga paket diterima oleh orang yang dituju di Jawa Timur.

“Setelah sampai Madura dekat alamat penerima, kurir menghubungi penerima paket, setelah penerima menandatangani bukti tanda terima paket dan menerima paket, petugas dari Polda Jateng bersama Polda Jatim langsung melakukan penangkapan terhadap penerima paket sesuai resi yang dimaksud yaitu TM dan TS,” ujarnya.

BACA JUGA :   Teror Bom Molotov Rumah Pejabat Kemenkumham Riau Belum Terungkap

Dari informasi yang diperoleh paket berisi Narkotika jenis sabu seberat 441,21 gram itu dibungkus dalam Botol susu bekas dan dikirim oleh Mathori (suami TS) yang berada di Malaysia.

Sementara itu TM dan TS beserta 4 paket Kargo berada di Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim guna dilakukan pemeriksaan semua isi paket dan pengembangan.

Penangkapan tersebut dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng pada Kamis (5/8) sekitar pukul 14.20 WIB.

BACA JUGA :   Cahaya Swalayan Alami Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar Usai Kebakaran

Kedua tersangka yakni TM (41) yang sehari-hari merupakan seorang petani dan TS (37) ibu rumah tangga. Keduanya berasal dari Bangkalan, Jawa Timur.

Dari informasi yang diperoleh wartawan, paket berisi sabu itu dibungkus dalam botol susu bekas dan dikirim oleh Mathori (suami TS) yang berada di Malaysia. (*)

Sumber: Dtc