IKLAN YARA

KPK Hanya Umumkan Tersangka Jika Akan Ditahan atau Ditangkap

oleh -80.489 views
KPK Hanya Umumkan Tersangka Jika Akan Ditahan atau Ditangkap
KPK Hanya Umumkan Tersangka Jika Akan Ditahan atau Ditangkap
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengaitkan soal hak asasi manusia (HAM) kepada pengumuman seseorang dalam statusnya menjadi tersangka.

Alex menyebut KPK berupaya mengumumkan tersangka harus dibarengi dengan penahanan.

“Pengumuman tersangka berbarengan dengan penahanan, kita nggak mau lagi seperti sebelumnya sudah kita umumkan tapi lama sekali baru ditahan, ini masalah HAM seseorang,” kata Alex pada konferensi pers, Selasa (24/8/2021).

Menurut Alex, ketika seseorang dijadikan tersangka ada batas 120 hari untuk dilimpahkan ke pengadilan.

BACA JUGA :   Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Abu Rusydan, Pentolan Tim Lajnah

Hal itu menjadi kendala penyidik karena banyak perkara yang ditangani.

“Masalah juga kalau langsung ditahan terkait dengan argo penahanan istilahnya, karena ada batasan waktu dimana penahanan sampai dilimpahkan ke pengadilan maksimal 120 hari.

Begitu kita tahan dalam waktu 120 hari harus dilimpahkan, kendalanya penyidik banyak perkara yang ditangani, demikian juga JPU juga masih banyak yang berjalan,” kata Alex.

BACA JUGA :   Di Balik Prank Rp 2 T Keluarga Akidi Tio Hingga Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri Diganti

Selanjutnya, Alex mengatakan jika dalam 120 hari tidak dapat dilimpahkan, akan percuma. Kepastian hukum tersangka tersebut tidak jelas.

Jangan proses penyidikan masih lama tapi sudah ditahan sehingga 120 hari nggak ngejar, jadi otomatis lepas demi hukum percuma, jadi kami pastikan saat melakukan pemahaman paling lama 120 hari sudah limpah sehingga bisa memberikan kepastian hukum bagi para tersangka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alex menyebut tersangka juga berhak mendapatkan keadilan. KPK, kata Alex, menghindari ketidakpastian hukum tersangka bilamana perkara yang ditangani masih lama prosesnya.

BACA JUGA :   Prediksi Reggina vs Spal - Serie B Italia 18 September 2021

“Tersangka berhak mendapatkan keadilan, ini yang dijaga, jangan sampai diumumkan, diberitakan di mana-mana sudah istilahnya diadili masyarakat sebagai koruptor tapi proses penanganan perkara masih lama,” katanya.

“Ini yang kepemimpinan periode sekarang kita ubah, jadi saat penerbitan Sprindik tidak langsung diumumkan tapi diumumkan berbarengan dengan penahanan tersangka,” sambungnya. (*)

Sumber: Dtc