IKLAN YARA

Hamid Awaluddin Sebut Pejabat Negeri Ini Mudah Dilecehkan, Kenapa?

oleh -38.489 views
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Eks Menkumham Hamid Awaluddin Sebut Pejabat Negeri Ini Mudah Dilecehkan Akal Sehatnya, 1 Indonesia Dikibuli Sumbangan Rp 2 Triliun dari Mendiang Akidi Tio.

Hamid sejak awal mengaku sanksi dengan klaim Heriyanti yang menyebut akan menyumbangkan bantuan Rp 2 triliun.

Kendati aksi itu mulanya dielu-elukan publik, Hamid justru tak menaruh simpati.

Justru ia mempertanyakan akal waras para pejabat.

“Saya tidak bertepuk tangan. Saya tidak memberi rasa kagum, apalagi pujian. Saya malah kian sanksi mengenai akal waras kita semua,” ujarnya seperti dikutip Kompas.com, Senin (2/8/2021).

BACA JUGA :   Hadiri Peletakan Batu Pertama Islamic Center PERSIS, Kapolri Yakin Hasilkan SDM Berkualitas

“Saya kian teguh bahwa para pejabat di negeri ini, sama sekali belum belajar dari berbagai kejadian masa lalu.”

Menurut Hamid, sejumlah orang telah melecehkan akal sehat dan memarjinalkan tingkat penalaran para pejabat negeri ini.

Bahkan skalipun uang Rp 2 triliun yang dijanjikan anak mendiang Akidi Tio itu benar-benar terealisasikan, Hamid masih menganggap bahwa di negeri ini banyak orang yang ingin mempopulerkan diri dengan cara melecehkan akal waras para pejabat.

BACA JUGA :   Restorasi Gambut Berjalan Baik Di Riau, BRGM RI Berikan Sosialisasi Rehabilitasi Mangrove

Sebab ujar Hamid, kejadian semacam ini tidak terjadi hanya satu kali.

Pernah muncul kejadian di mana seseorang mendeklarasikan diri sebagai pilantropis dunia, mengaku akan menyumbang lebih dari seribu rumah di Palu, Sulawesi Tengah.

Tetapi mendadak orang itu dikabarkan diterjang badai gempa bumi di NTB, sebelum janjinya dipenuhi.

BACA JUGA :   Jokowi Salurkan 20 Ton Jagung Kepada Peternak di Blitar

Lalu ada lagi ketia seorang tokoh diliput pers bahwa ia membangun secara sukarela asrama prajurit pasukan elite.

Gembar-gembor deklarasi hingga diberi penghargaan Bintang Mahaputra tapi setahun lebih hasilnya hampa.

Hamid menyebut, akibat janji bodong itu, Jusuf Kalla mencabut gelar kehormatan yang disematkan pada sosok itu. (red)

 Sumber : Sosok.ID