IKLAN YARA

Gas Elpiji 3 Kg Langka, Pj. Bupati Muara Enim Bersama Kapolres Lakukan Sidak ke Agen dan Pangkalan

oleh -116.489 views
Gas Elpiji 3 Kg Langka, Pj. Bupati Muara Enim Bersama Kapolres Lakukan Sidak ke Agen dan Pangkalan
Gas Elpiji 3 Kg Langka, Pj. Bupati Muara Enim Bersama Kapolres Lakukan Sidak ke Agen dan Pangkalan
UPDATE CORONA

Muara Enim I Realitas –  Terkait dengan kelangkaan gas elpiji 3 kg beberapa hari di tingkat pengecer, sehingga masyarakat merasa resah dengan kelangkaan tersebut, apalagi harga dipengecer bervariasi , akhirnya Pj. Bupati bersama Kapolres Muara Enim dan porkopimda terkait berkewajiban untuk melakukan inspeksi mendadak ( sidak ) ke agen dan pangkalan gas elpiji 3 kg yang ada di Muara Enim.

Ketika Pj. Bupati Muara Enim H. Nasrun Umar didampingi Kapolres Muara Enim AKBP. Danny Sianipar, SIK dan Ka. Disperindag Sarpuddin, serta Ka. Sat. Pol. PP. Muara Enim Musadeq, langsung melakukan sidak ke pangkalan dan agen gas Elpiji 3 kg yang ada di Muara Enim Sumatera Selatan, Selasa, 24/08/2021.

BACA JUGA :   Gubernur, Kapolda, dan Pangdam Ikuti Serbuan Vaksinasi dan Baksos AKABRI 98

Saat Pj. Bupati Muara Enim diwawancarai awak media, beliau mengatakan ” adanya kelangkaan gas elpiji 3 kg di Muara Enim ini, karena kuota yang diberikan dari ESDM memang kurang, tentunya kami pemerintah, ada Kapolres, forkopimda akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi dalam memenuhi hajat hidup orang banyak, tentunya akan kita ajukan penamnahan ke Pertamina agar di masyarakat gas elpiji 3 kg terpenuhi.”

” Terkait adanya pelanggaran dari pengusaha yang menggunakan gas elpiji 3 kg, tentu ada sanksinya, ada Kapolres dan ada Kepala Dinas yang terkait, ini merupakan tugas pokok dan fungsinya yang harus menganalisa dan evaluasi serta adanya petugas yang harus turun langsung setiap hari untuk memantau kondisi di lapangan, sehingga masyarakat tidak menjadi resah, makanya kita bersama Kapolres turun langsung untuk melakukan sidak ke pangkalan dan agen elpiji 3 kg yang ada di Muara Enim, karena kita serius untuk menyelesaikan masalah kelangkaan elpiji 3 kg ini.”

BACA JUGA :   Cahaya Swalayan Alami Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar Usai Kebakaran

Kemudian HNU juga menuturkan, ” ketika adanya jaringan gas ( jargas ) masuk ke Muara Enim, sehingga dapat memberikan solusi untuk mengatasi, yang untuk mengkapernya, ternyata belum dapat memberikan solusi, karena yang kita usulkan sebanyak 20.000 sambungan, tapi hanya dipenuhi 14.000 sambungan, namun pemasangan jaringan gas ini belum terlaksana 100 %, dan semua ada penyelaiannya tapi kita harus bersabar, katanya “

BACA JUGA :   Tinjau Serbuan Vaksinasi AKABRI 1998, Kapolri: Wujud Sinergitas TNI-Polri Tekan Pertumbuhan Covid-19

Sementara pemilik agen elpiji Muara Enim, Anwar Kohar juga menyampaikan bahwa ” kelangkaan gas elpiji 3 kg di Muara Enim, akibat adanya pengurangan pemasok dari SPPBE, bukan adanya penimbunan, karena biasanya kita di-supply 40 truk per bulan, sekarang hanya dikirim 35 truk per bulannya, sehingga kita mengirim ke pangkalan juga berkurang, katanya untuk mengatasi sementara, pemerintah harus mengajukan penambahan kuota ke Pertamina yang sifatnya fakultatif ( kondisi darurat ) untuk melakukan operasi pasar, sehingga gas elpiji 3 kg menjadi normal kembali, ucapnya. (Umar)