IKLAN YARA

Dewan Minta Pekerja Lokal Dapat Menduduki Jabatan Strategis di PBS Kotim

oleh -75.489 views
Dewan Minta Pekerja Lokal Dapat Menduduki Jabatan Strategis di PBS Kotim
Dewan Minta Pekerja Lokal Dapat Menduduki Jabatan Strategis di PBS Kotim
UPDATE CORONA

Sampit I Realitas – Dewan meminta kepada Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang berinvestasi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) agar dapat membantu para pekerja lokal untuk meningkatkan kemampuan, sehingga bisa menempati jabatan strategis.

Sebagaimana yang disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) M Kurniawan Anwar bahwa ia meminta agar perusahaan besar swasta (PBS) yang ada di Kotim membantu para pekerja lokal untuk meningkatkan kemampuan.

Dengan demikian menurutnya, para pekerja lokal dapat menduduki jabatan strategis di perusahaan yang ada di Bumi Habaring Hurung ini.

Legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Kotim ini berharap, putra-putri lokal ini bisa diandalkan. Lantaran selama ini katanya jabatan strategis itu selalu dipegang oleh pekerja dari luar daerah.

BACA JUGA :   Kepala Rutan Dialog Terbuka Dengan WBP

“Dengan hadirnya perusahaan ini untuk membantu menyejahterakan masyarakat, sehingga sudah selayaknya masyarakat sekitar perusahaan itu memiliki jabatan-jabatan yang potensial,” kata Kurniawan, Selasa (10/08/2021).

Kurniawan menyebutkan, untuk perekrutan tenaga kerja lokal secara dasar hukum sudah ada payung hukumnya, yakni Perda Nomor 3 Tahun 2016 Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal.

Tercatat 522 perusahaan beroperasi di Kotawaringin Timur dengan berbagai bidang. Jumlah pekerjanya mencapai 85.341 orang, sebagian besar bekerja di perkebunan kelapa sawit, yakni sebanyak 72.046 orang.

Kondisi yang demikian itu sering menjadi sorotan bahwa masih sedikitnya warga lokal yang ditempatkan pihak perusahaan pada posisi-posisi strategis dalam perusahaan itu.

Dewan menilai, ini salah satu upaya yang harus dilakukan untuk menjawab masalah guna menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan mumpuni sehingga bisa mampu untuk bersaing di posisi jabatan tertinggi di perusahaan.

Peraturan Daerah (Perda) Kotim tentang tenaga kerja lokal sangat dibutuhkan seiring dengan tingginya pencari kerja yang datang dari luar daerah pencari kerja.

Fenomena semacam ini sulit dihindari, apalagi pertumbuhan ekonomi Kotim cukup baik sehingga menjadi magnet tersendiri bagi pencari kerja dari luar daerah mengadu nasibnya di Kotim.

BACA JUGA :   Hadiri Peletakan Batu Pertama Islamic Center PERSIS, Kapolri Yakin Hasilkan SDM Berkualitas

Pemerintah harusnya menjawab tantangan ini dengan menyiapkan masyarakat lokal yang handal, dan memiliki keterampilan dan kemampuan yang mumpuni sehingga mampu bersaing di bursa kerja.

“Namun pekerja lokal jangan hanya menjadi buruhnya saja, perusahaan juga harus membantu mereka agar lebih maju,” tandasnya.

Kurniawan sangat meyakini jika pekerja lokal diasah kemampuannya, maka kinerja mereka tidak akan kalah bagusnya dengan pekerja dari luar daerah atau pekerja asing.

[Misnato]