Polres Langsa Gagalkan 200 Kg Ganja Dari Gayo Lues Mau Diseludupkan Ke Aceh Tamiang, Tersangka Sultan Hasanuddin Berhasil di Gari

oleh -242.489 views
Polisi Gagalkan 200 Kg Ganja Dari Gayo Lues Mau Dikirim ke Atam

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – Personil Sat Resnarkoba Polres Langsa dibantu personil Sat Intelkam dan Satlantas berhasil menggagalkan penyelundupan 200 Kg narkotika jenis ganja dari Kabupaten Gayo Lues ke Aceh Tamiang.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro dalam konferensi Pers Kepada Wartawan, Senin (19/7/2021) menyebutkan, upaya penyelundupan 200 Kg narkotika jenis ganja tersebut dilakukan pada Jum’at 16 Juli 2021 lewat jalur darat, dengan menggunakan satu mobil inova warna hitam.

Penyelundupan barang haram tersebut digagalkan oleh tim gabungan Polres Langsa setelah mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan akan ada orang yang membawa narkotika jenis ganja dalam jumlah yang besar akan melintas melewati Kota Langsa. ujar Agung.

Polisi Gagalkan 200 Kg Ganja Dari Gayo Lues Mau Dikirim ke Atam

Kemudian tim Satgas Ops Antik Seulawah II Polres Langsa yang  dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Iptu Imam Aziz Rachman dibantu personil Intelkam dan Satlantas melalukan razia sekira pukul 16.30 WIB.

Razia dipusatkan di jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di depan Pos PJR Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Provinsi Aceh, namun Sekitar pukul 18.00 WIB, petugas melihat satu unit mobil Toyota Innova warna hitam BK 1308 II berusaha menghindari razia dan berbelok ke arah panglong kayu, tidak jauh denganlokasi razia.

Dari dalam mobil terlihat dua orang laki-laki yang keduanya berusaha melarikan diri ke arah tambak di daerah tersebut, kata Kapolres Langsa.

Polisi Gagalkan 200 Kg Ganja Dari Gayo Lues Mau Dikirim ke Atam

Lalu melihat ada yang melarikan diri, tim kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap salah seorang tersangka yaitu Sultan Hasanuddin (29) warga Dusun Selamat Desa Bengkelang, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang,” ujar Kapolres.

Sementara satu tersangka lagi yaitu berinisial J, berhasil melarikan diri ke arah tambak, saat dilakukan penggeledahan di dalam mobil ditemukan barang bukti berupa sepuluh karung goni yang berisikan narkotika jenis ganja dengan berat keseluruhannya 213.000 Gram.

Polisi Gagalkan 200 Kg Ganja Dari Gayo Lues Mau Dikirim ke Atam

“Menurut pengakuan tersangka Sultan Hasanuddin, dia berperan sebagai kurir yang bertugas untuk mengantarkan ganja tersebut dari Kabupaten Gayo Lues ke Aceh Tamiang dengan upah yang akan diterimanya sebesar Rp 15 juta bila ganja tersebut sampai ke tempat tujuan, ujar Kapolres.

Sementara J yang kini DPO berperan sebagai perantara atau penghubung dari penjual kepada  pembeli.

Pemilik barang harang tersebut berinisial S warga Gayo Lues. Kini S juga telah masuk DPO Polres Langsa.

“Pengakuan tersangka Sultan Hasanuddin, sekitar seminggu yang lalu dia juga pernah mengantar narkotika jenis ganja sebanyak 50 Kg dari Desa Lokop, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur menuju Kecamatan Peureulak dan diberi upah sebesar Rp. 5 juta, ujar nya lagi.

Agung menambahkan, himbauan kepada masyarakat Kota Langsa bahaya narkotika yang pertama adalah menurunkan kesadaran penggunanya hingga bisa berujung pada hilangnya ingatan.

Hal ini dikarenakan narkoba dengan jenis apapun dapat mengakibatkan efek sedatif seperti kebingungan, hilang ingatan, perubahan perilaku, tingkat kesadaran menurun, dan koordinasi tubuh terganggu.

Atas perbuatannya tersangka Sultan akan dikenakan Pasal 111 ayat (2) Subs Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 115 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20, tahun penjara, kasus ini terus kita kembangkan termasuk mengejar DPO, tutup Kapolres. (*)

UPDATE CORONA