PMI Aceh Berikan Pembekalan Relawan Siaga Covid-19

oleh -106.489 views
PMI
Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf SE, saat memberikan pembekalan dasar bagi para pemula Palang Merah Remaja (PMR) yang nantinya sebagai relawan siaga Covid 19, di Sekretariat PMI Kota Langsa, Jumat (18/06/2021) petang.

IDUL FITRI

Langsa | Realitas – Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf SE, memberikan pembekalan dasar bagi para pemula Palang Merah Remaja (PMR) yang nantinya sebagai relawan siaga Covid 19, di Sekretariat PMI Kota Langsa, Gampong Paya Bujok Beuramoe, Kecamatan Langsa Barat, Jumat (18/06/2021) petang.

Dalam arahannya, Murdani, menyatakan bahwa saat ini relawan siaga Covid 19 merupakan bagian yang tak terpisahkan untuk diberikan pelatihan dasar.

Dimana adanya relawan ini diambil dari komunitas KSR dimana proses pembelajarannya ada 120 jam pelatihan dasar dan ada sekitar delapan jam khususnya untuk relawan siaga Covid 19.

Lanjutnya, mereka nanti akan dimobilisasi dan setelah ada pembekalan akan mendapatkan sertifikat,”sejak dini kita siapkan para relawan dimana sewaktu- waktu PMI membutuhkan relawan mereka akan siap kita gerakan,”jelasnya.

Ada sedikit perubahan dalam penerapan dasar maupun pelatihan PMI, yang artinya merevitalisasi materi yakni delapan jam untuk pemahaman penanganan kasus Covid 19 dan juga pelatihan dasar kepalangmerahan.

“Kita lihat para adik-adik relawan ini sangat antuasias dalam mengikuti pelatihan, kita akui saat ini minat dari relawan mencapai 80-an, namun karena keterbatasan dana kita hanya mampu menampung 30 orang saja untuk tahap awal,”imbuh Murdani.

Pelatihan tersebut, materi yang diajarkan adalah sesuai dengan modul manajemen PMI, antara lain Sejarah Palang Merah, Pertolongan Pertama, Tanggap Darurat Bencana, Assesment, Perawatan Keluarga, Pencegahan Covid-19 dan materi wajib lainnya.

Dijelaskan, PMI merupakan sebuah organisasi yang klasik yang lahir di Jenewa pada tahun 1947, banyak tugas yang diberikan oleh negara-negara internasional seperti penangan korban konflik serta tugas pelayanan donor darah yang diberikan oleh negara internasional.

Oleh karenanya, ada dua fungsi tugas besar ini PMI harus mencipatakan relawan yang mumpuni, tidak mungkin PMI ketika melakukan tugas kemanusiaannya tidak siap.

“PMI setiap menangani persoalan boleh masuk dari hulu hingga hilir, oleh karena itu butuh relawan yang handal, karenanya PMI Kota Langsa telah melakukan Diklatnas selama 120 jam dan hal ini sangat baik demi kelangsungan PMI kedepan,” imbuhnya. (Rapian).

UPDATE CORONA