Panglima TNI-Kapolri Pimpin Gelar Pasukan Penanganan Covid-19 di Lamongan

oleh -85.489 views
Panglima

IDUL FITRI

Jatim I Realitas – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito memimpin apel gelar pasukan Satgas Penanganan Covid-19. Kegiatan ini berlangsung di Alun-alun Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis (10/6/2021).

Selain pimpinan tiga institusi nasional tersebut, apel gabungan diikuti juga oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nici Avinta.

REALITAS TV

Apel gabungan Satgas Penanganan Covid-19 ini diikuti oleh 300 peserta. Di antarannya 100 prajurit TNI dari Kodim 0812/Lamongan. 110 anggota Polres Lamongan, 25 personel Satpol PP, 25 personel Dishub, 25 tenaga kesehatan dan 25 orang dari BPBD.

BACA JUGA :   Ala Pak Pos Sambut HUT Kota Medan ke 431 Tahun

Dalam arahannya, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan peninjauan ini dalam rangka penguatan pelaksanaan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19.

Marsekal Hadi meminta kepada seluruh personel gabungan menggencarkan penerapan 3T (tracing, testing, dan treatment). Selain itu, juga posko-posko PPKM Mikro juga dihidupkan kembali.

BACA JUGA :   Gumarang: Politik Sensasi Atau Prestasi Lagi Ngetren Sekarang

“Saya juga ingatkan kepada Pak Bupati Lamongan dibantu Dandim dan Kapolres untuk tetap menjaga prokes, mengingatkan kepada seluruh warga tetap menggunakan masker,” ungkap Marsekal Hadi seperti dikutip dari siaran Polri TV, Jumat (11/6/2021).

“Perbanyak tracing sehingga kita memiliki deteksi dini apabila terjadi ancaman lonjakan Covid-19 yang datang dari luar maupun dalam. Terakhir, tingkatkan monitor dan evaluasi dengan meningkatkan fungsi dari posko PPKM Mikro,” sambung Panglima TNI

BACA JUGA :   Polrestabes Medan Gerebek Tempat Karaoke KTV, Temukan Ratusan Butir Ekstasi

Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit mengapresiasi langkah cepat penanganan Covid-19 di Kabupaten Lamongan yang sudah cukup baik. “Apabila kita lihat dari masyarakat yang terdampak dan kemudian yang dirawat di rumah sakit jauh di bawah 20 persen,” ujar Jenderal Polisi Sigit.

“Artinya menjadi hal yang perlu dipertahankan dan kemudian menciptakan kekebalan komunitas dengan mempercepat program vaksinasi massal,” imbuh Jenderal Polisi Sigit. (*)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas