Ketua Forsil Kota Medan Ajak Muspika Rangkul Ormas Pemuda & Remaja

oleh -120.489 views
Ketua

IDUL FITRI

Belawan Bahagia I Realitas – Pertemuan silaturahmi antara Ketua Forum Silaturahmi (Forsil – Kepling se Kota Medan, Ilham Sembiring, SH dengan Ir. H. Arse Pane Ketum Ikatan Reporter Seluruh Indonesia, Sabtu (12/6/2021) bertempat di kediaman PAUD ANNAS Lingk. II Jln. Hiu No.17 Pajak Baru Belawan Bahagia.

Menghasilkan beberapa agenda kerja antara lain: Menyatukan sikap dan persepsi dalam mengentaskan tawuran antar kampung, perilaku judi, miras dan narkoba yang meresahkan warga hingga hari ini antara lain di kawasan Belawan Bahari, Belawan Sicanang, Belawan Bahagia hingga kawasan Belawan Kota, persisnya Medan Utara, Prov. Sumut.

“Kami sangat mendukung harapan Ketum IRSI agar pihak Muspika mengerahkan Ormas Pemuda, termasuk Karangtaruna hingga Remaja Masjid,” ini mesti kita rangkul agar bertujuan mencegah perilaku buruk tawuran ditengah masyarakat.

Demikian Ilham , SH yang didampingi Wakil Ketua Forsil, Mirnawati dihadapan Ketum IRSI.

Dijelaskan Mirna (sapaan akrab Mirnawati yang juga Pengurus Prov. Sumut Satuan Relawan Indonesia Raya, disingkat SATRIA-red) bahwa tawuran merupakan suatu bentuk penyimpangan terhadap nilai-nilai persatuan.

Karena tawuran dapat menyebabkan disintegrasi, dan perilaku ini sangat tidak sesuai dengan dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila tepatnya pada sila ke-3 yang berbunyi: “Persatuan Indonesia”. Urai Perempuan berjilbab itu dengan nada lugas.

Selain itu, Ketum IRSI Ir. H. Arse Pane menyoroti beberapa faktor x yang bisa menyebabkan tawuran pelajar yaitu beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya tawuran, terdapat faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal mencakup realisasi frustasi negatif, gangguan pengamatan dan tanggapan pada diri remaja, dan gagguan emosional/perasaan pada diri remaja.

Tawuran pada dasanya dapat terjadi karena tidak berhasilnya remaja mengontrol dirinya sendiri.

Sedangkan gangguan pengamatan dan tanggapan pada diri remaja antara lain : berupa ilusi, halusinasi dan gambaran semu. Ini lah pentingnya peran komunikasi dua arah antara orangtua dengan anak remaja yang dimaksud.

Jelas Pria ‘Cool’ yang keseharian disibukkan mengurus kedua orangtuanya yang sudah ujur dirumah selama tinggal dikampung halaman Belawan Bahagia.

Ilham Sembiring turut mengatakan faktor ekternal selain faktor didalam (internal) yang dapat menyebabkan tawuran juga ada.

Beberapa faktor lainnya yaitu: keluarga, lingkungan sekolah yang tidak menguntungkan karena selama pandemi dan lingkungan sekitar tempat tinggal si anak remaja.

Lebih jauh, diakui Mirna, Keluarga memang peranan penting dalam membentuk karakter anak dan watak anak. Kenapa? Karena saya seorang Ibu. ujar Mirna yang kebetulan memiliki 2 orang anak remaja.

Kondisi keluarga sangat berdampak pada perkembangan seorang anak, apabila hubungan dalam kekeluargaan baik akan berdampak positif begitupun sebaliknya, jika hubungan dalam kekeluargaan buruk maka akan pula membawa dampak buruk terhadap perkembangan anak, misalnya rumah tangga yang berantakan akan menyebabkan anak mengalami ketidakpastian emosional, perlindungan dari orangtua, penolakan orang tua dan pengaruh buruk orang tua.

UPDATE CORONA