Ketua YLBHIM Aceh Minta Kanwil Kemenkumham Aceh, Copot Kalapas Kls IIA Lhokseumawe Dan Tindak Oknum Sipir Dan Napi Yang Pukul Napi Dalam LP

oleh -348.489 views
Ketua YLBHIM
Ketua Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh (YLBH - Iskandar Muda Aceh) Muhammad Nazar, SH

IDUL FITRI

Banda Aceh I Realitas – Ketua YLBHIM Aceh minta Kanwil Kemenkumham Aceh, copot Kalapas, Kelas IIA Lhokseumawe tindak sipir dan oknum napi yang pukul napi di dalam Lapas.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh (YLBH – Iskandar Muda Aceh) Muhammad Nazar, SH, kepada Media ini Jumat (21/5/2021), sempat terhendus dilapas beberapa persualan, dan ini tidak bisa dibiarkan lagi harus ditindak sesuai dengan proses hukum, juga kemenkumham harus adil untuk bertindak, tidak cukup dengan surat pernyataan perdamaian yang terkesan ditanda tangan karena ketakutan, berbagai ancaman dari pihak penguasa di Lapas.

REALITAS TV

Seperti kita ketahui Rafiqa Nurfadliana, suami dari Ufia, tahanan Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, di aniaanya oleh oknum sipir dan oknum napi yang berkuasa dilapas itu sampai akhirnya Napi Ufia dimasukkan dan di tahan dilam WC tanpa atap, sebagai bentuk kekerasan di dalam Lapas Kelas IIA Lhokseumawe Provinsi Aceh, kasus di Lapas Lhokseumawe, yang juga sebelum nya penjualan kamar mewah kepada napi yang banyak uang, sampai penggunaan telpon genggam yang begitu bebas di dalam Lapas itu.

Kita terus pantau Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, apalagi Kakanwil sudah kita hubungi untuk menindak tegas oknum yang terlibat kekerasan di dalam Lapas yang di pimpin oleh Nawawi, yang hampir lebih kurang 3 tahun lebih, banyak persualan yang muncul di lapas itu, ujar Muhammad Nazar, SH.

Muhammad Nazar, SH Alumni Unsam Langsa lebih lanjut menguraikan beberapa hal yang sudah terjadi di Lapas itu, dan saat sudah waktu nya Kakanwil Kemenkumham untuk bertindak, kasus kamar mewah juga belum ada tindakan nyata dari Kemenkumham Aceh, dugaan peredaran Narkoba dan penggunanaan telpon selular semakin marak di lapas itu.

BACA JUGA :   MG Tertangkap Tangan Sedang Nyetrum Ikan, di Amankan Polsek Jenamas

Kalau kakanwil butuh bukti kita akan buktikan telpon berdering setiap saat dilapas sampai vidio bisa beredar keluar, ujarnya lagi.

Napi yang sering melakukan kekerasan dilapas itu juga sudah kita kantongi namanya, dan sipir, termasuk sipir yang membiarkan penggunaan HP dan membiarkan napi selama napi melakukan kekerasaran, tegas Nazar.

Kasus perkasus yang terjadi di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe nanti akan kita sampaikan ke Kementrian Hukum dan Ham RI, apabila pihak Kakanwil Kemenkumham Aceh tidak proses kasus ini atau tidak menindak tegas, kita punya catatan buruk di Lapas Kelas IIA, kusus, dan vidio, tutup Nazar.

Sementara itu, KaKanwil Kemenkumham Aceh, Teuku Meurah Bidiman,. S.H., M.H, yang dihubungi media ini Kamis (20/5/2021) sore, sudah mengetahui ada nya kekerasan di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, dan sudah memerintahkan Kadivpas untuk segera tuntaskan kasus itu.

Ya kita dapat informasi itu, adanya napi di kurung di kamar mandi, makanya kita sudah perintahkan Kadivpas untuk segera bertindak , ujar Teuku Meurah Budiman.

Lebih lanjut dikatakan nya, tidak boleh terjadi kekerasan di dalam lapas, baik itu dilakukan oleh Sipir maupun sesama napi yang sedang menjalani hukuman di lapas itu, yang jelas tetap kita tindak, tutup Ampon Meurah Budiman.

Seperti diberitakan media Kamis (20/5/2021).

Tidak Terima Suaminya Disiksa Rafiqa Nurfadliana Minta Kemenkumham RI Tindak Oknum Sipir Dan Napi Lapas Kelas IIA Lhokseumawe Yang Kurung Napi di WC Tanpa Atap Siang Malam

BACA JUGA :   Kepala BNPB Instruksikan 6 Strategi Penanggulangan Lonjakan Covid-19

Keluarga Napi yang di tahan di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe Minta Kemenkumham Usut Tindakan Pegawai Lapas yang kurung suaminya di WC Tanpa Atap.

Selain di kurung dikamar mandi / WC, juga disiksi oleh oknum sipir dilapas itu, ujar Rafiqa Nurfadliana, kepada media ini Kamis (20/5/2021).

Banyak hal yang di ceritakan oleh isteri Napi yang di tahan di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, melakukan protes karena suaminya Ufia di tahan dalam kamar WC tampa atap juga di siksa oleh oknum sipir.

Munurur isteri nya Ufia ini ada bicara sama napi napi di sini juga kepala dangkeng sel 7 tempat suaminya tidur, Ufia stres dan gila dia boikot semunya termasuk dengan petugas di karenakan di sini dia bosnya kata Rafiqa.

Menurut Rafiqa, lebih lanjut suami nya tidak boleh tidur di dalam dan tempat yang layak di huni malah di suruh tidur di kamar mandi yang ukurannya ± 2×2,5 meter.

Yang aneh nya lagi napi yang lain itu tidur harus bayar tempat tidur di Lapas itu.

Oknum sipir dan oknum napi yang di berikan kuasa didalam yang di duga diberikan oleh kepala Lapas Lhokseumawe, semua napi disini apa yang di perintahkan sama oknum bg fdr ini semunya mau karena dia yang berduit sekrang ini didalam lapas ujar nya lagi.

Suaminya dimasuk kesel no 12 dengan alasan supaya tidak di pukul pukul, tapi dengan di sel aneh, sel kamar mandi itu bukan tempat tidur tapi WC dan kamar mandi.

BACA JUGA :   Ini Pesan Kolonel I Gede Putra Yasa Sebelum Purna Tugas Sebagai Dandim Palangka Raya

Lebih lanjut Rafiqa, meminta kepada kemenkumham RI, Kemenkumham Aceh, agar bisa menindak tegas terhadap prilaku oknum sipir dan oknum napi yang bertindak kasar dan semena mena terhadap suami nya, ujar nya.

Suami nya memang napi tapi berikan lah hak yang wajar dan bimbingan nya bukan untuk di aniaya didalam tanahan, ujar nya.

Tahanan tempat pembinaan untuk lebih baik bukan untuk tempat penganiaan, tutup rafiqa.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh (YLBH Iskandar Muda Aceh) Muhammad Nazar, S.H, sangat menyayangkan kasus dugaan penganiaan Napi di Lapas Lhokseumawe, kita coba bantu pantau kasus ini, ujar Nazar kepada Media ini di Lhokseumawe Kamis (20/5/2021) siang.

Kalau benar tindakan itu dilakukan di dalam lapas, baik hal itu dilakukan oleh oknum sipir, dan onum napi didalam lapas sangat kita sayangkan, ujar nya.

Nazar juga akan pantau perkembang ini di lapas Lhokseumawe, dan bukti bukti kekerasan sudah kita dapatkan, kalau terus terjadi penganiaan di lapas itu kita laporkan ke Kemenkumham RI dan Kemenkumham Aceh sesuai dengan bukti bukti yang kita dapatkan dari keluarda Napi yang proses penahanan nya di lapas Lhokseumawe, tutup Nazar.

Sementara itu Kalapas Kelas IIA Lhokseumawe, Nawawi yang di coba dihubungi media ini Kamis (20/5/2021) melalui telpon gemgam nya tidak bisa dihubungi, telpon kalapas tidak ter angkat, sedang nada masuk terus berdering. (*)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas