Pengembangan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Dengan Berjualan Tanaman Hias Dimasa Pandemi Covid-19

oleh -144.489 views
Pandemi
Foto : Gina Septia Hartami Mahasiswi Institut Agama Islam Negeri IAIN Langsa

IDUL FITRI

Oleh : Gina Septia Hartami Mahasiswi Institut Agama Islam Negeri IAIN Langsa, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 

Pandemi Covid-19 sudah setahun lebih ada di Indonesia. Semenjak Pemerintahan Indonesia memberitahu infeksi corona terjadi di Indonesia pada tanggal 02 maret 2020.

REALITAS TV

Adanya infeksi corona yang membuat kesehatan masyarakat semakin kritis.

Pandemi covid-19 hampir melumpuhkan semua kegiatan manusia Indonesia yang ada di Negara ini, terkhusus melumpuhkan perekonomian masyarakat. Jumlah kasus masyarakat yang terkena covid-19 di Indonesia setiap hari dan bulan bertambah terus-menerus.

Segala upaya-upaya pencegahan penyebaran covid-19 telah dilakukan secara terus-menerus oleh pemerintah.

Dan dengan adanya sebuah keputusan dari Pemerintahan Indonesia yang menerapkan PSBB  (Pembatasan Berskala Besar) sangat berdampak besar pada proses pekerjaan yang ada dan akhirnya mengganggu perekonomian masyarakat.

Kita tentu  tahu tingkat perekonomian di Indonesia sanggat rendah. Pengangguran dan kemiskinan sangat meningkat sejak terjadi covid-19.

Sebagai bangsa yang besar dan luas kita tentu tidak menginginkan hal ini terjadi.

Terjadinya dampak buruk dalam hal perekonomian itu, menjadikan kita  sebagai warga Negara yang bijak kita tidak bisa semena-mena begitu saja menyalahkan pemerintahan, banyak hal yang sudah dilakukan Pemerintahan dan berjuang keras untuk mengembalikan Indonesia seperti sedia kala.

Berbagai bantuan apapun yang diberikan Pemerintahan Indonesia dan kebijakan lainnya agar mengembalikan keadaan perekonomian seperti semula.

Salah satu kebijakan yang diberikan oleh Pemerintah yaitu pembinaan untuk para UMKM , sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian kepada seluruh masyarakat yang memiliki peluang usaha.

Karena masalah yang dialami para UMKM yaitu saat dilakukannya PSBB akibatnya membuat pemasukan para usaha mereka menjadi sepi pengunjung.Dari suatu berita yang saya baca bahwa “ pada tahun 2021,ekonomi Indonesia akan kembali tumbuh pada angka 5,3 % “.

Terjadinya PSBB ini banyak mengalami kesulitan yaitu oleh sector bisnis, selama pandemic ini, juga dirasakan oleh perusahaan-perusahaan besar sehingga berimbas pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Hal inilah yang membuat tingkat pengangguran semakin tinggi sejak saat itu. Bukan hanya para sector perusahaan saja tetapi para masyarakat bawah ikut juga merasakan  mengalami penurunan yang sangat dratis dalam perekonomian mereka.

Jual beli dipasar yang biasa dilakukan mengalami kelumpuhan begitu saja semenjak diterapkan PSBB tersebut.

Peraturan PSBB ini membuat banyak orang tetap dirumah dan memilih membuka usaha kecil (UMKM) agar mengembalikan ekonomi yang ada.

Sebagai masyarakat yang bijak tentu saja kita bisa mengatasi kesenjangan social dalam hal ekonomi ditengah pandemic covid-19 saat ini.

Kita bisa melakukan kegiatan atau usaha yang produktif. Untuk menjadi masyarakat yang produktif seharusnya kita tidak hanya mengedepankan bantuan-bantuan yang diberikan Pemerintah saja.

Tetapi kita memiliki jiwa serta pemikiran yang kreativ serta inovativ yang benar agar kita mampu bertahan dalam kondisi pandemic seperti ini.

Hal yang awalnya hanya sekedar hobi mampu menjadikan sebuah peluang usaha yang bisa menambah perekonomian keluarga.

Contohnya dengan lagi populernya tanaman hias yang banyak diminati oleh kalangan ibu-ibu dan anak remaja, kepopulerannya bisa kita manfaatkan menjadi peluang usaha kecil-kecillan dengan berjualan tanaman hias yang mereka miliki sendiri.

Dengan melihat situasi yang bisa dijadikan peluang usaha tanaman hias ini banyak dari ibu-ibu yang memanfaatkan halaman rumah mereka untuk dijadikan Kebun tanaman hias yang bisa dijadikan peluang usaha.

Berjualan adalah salah satu alternative menambah penghasilan dalam situasi pandemic seperti ini.

Usaha yang keluar begitu saja dengan tiba-tiba menambah ekonomi keluarga meningkat sedikit.

Karena dimasa pandemic ini semua kegiatan masyarakat dilakukan secara online, maka begitu pula dalam hal pemasaran berjualan bunga tersebut tetap dilakukan secara online juga. Dengan promosi melalui social media menjadi salah satu omset yang besar, karena banyak orang yang lebih memilih membeli secara online agar tidak terkena virus dan lebih mudah.

Tetapi bagi mereka yang ingin melihat secara langsung diperbolehkan dengan wajib mengikuti aturan protocol kesehatan yang ada.Dengan terus-menerus menambah tanaman hias yang unik,akan menarik pelanggan untuk membeli tanaman tersebut.

Tanaman yang dijual dengan harga terjangkau agar mampu bersaing dengan masyarakat lain yang memiliki peluang usaha yang sama .

Harga memang bersaing jadi kita sebagai yang memiliki usaha sebisa mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada semua konsumen yang ada. Memberikan innovasi kepada pelanggan dengan mengadakan promo setiap bulannya.

Hal ini dilakukan agar pelanggan tetap membeli kepada kita dan hal ini juga mampu menarik pelanggan baru untuk membeli tanaman hias yang kita jual.

Hal ini tetap dilakukan para peluang usaha secara terus-menerus selagi masih populernya tanaman hias dikalangan masyarakat.

Perekonomian pun banyak terbantu oleh para peluang usaha ini, mereka tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah saja,tetapi masyarakat yang bijak pasti mempunyai cara sendiri untuk menambah ekonomi keluarga mereka .

Sebagai masyarakat yang bijak seharusnya kita mampu tiru hal-hal baik seperti ini , ide lainnya dalam hal berjualan bukan hanya tentang tanaman hias saja , bisa juga berjualan masker atau jamu-jamuan yang memang sangat dibutuhkan dalam situasi pandemic seperti sekarang ini.

Kita tentu tahu pada saat situasi pandemi sekarang ini hanya diri kita sendiri yang membuat kita mampu bertahan hidup dan mampu menopang atau  menambah perekonomian keluarga . Karena dampak pandemi ini sebaiknya kita menemukan sumber untuk menambah penghasilan lainnya.

Agar ekonomi yang menurun drastis ini disaat pandemi covid-19 bisa meningkat sedikit demi sedikit.

Inilah salah satu hal terbaik dengan membuka peluang usaha sendiri tanpa mengandalkan bantuan dari pemerintahan saja.

Karna tentu kita tahu, bantuan pemerintah yang kita tidak tahu tepatnya keluar kapan, jika terus – menerus kita menunggu bantuan tersebut, itulah salah satu yang menjadikan kita hanya berpedoman kepada bantuan pemerintah dan tidak mau atau berniat membuka peluang usaha kecil – kecilan ini.

Memang dari banyaknya masyarakat Indonesia sedikit dari mereka hanya mempunyai pemikiran yang bijak. Lebihnya hanya tau menunggu dan menunggu saja tanpa bergerak satu langkah lebih maju untuk diri mereka sendiri.

Pada hal terbaik ini juga nantinya akan mampu mensejahterahkan diri nya sendiri , keluarganya dan orang – orang sekelilingnya. Jadi tetap lah mampu menjadi masyarakat yang bijak dalam hal apapun untuk kebaikan kita bersama.

Pesan saya : Tetaplah menjadi manusia terbaik oleh versi diri sendiri , tetap jaga kesehatan dan harus mampu mensejahterakan keluarga.

Buatlah ide terbaik untuk menambah perekonomian yang ada. Jangan terlalu focus serta mengedepankan bantuan yang ada.

Masyarakat yang bijak adalah masyarakat yang mampu melihat situasi untuk membuka peluang usaha nya sendiri . Indonesia hebat , masyarakat pula hebat . Bangga menjadi bagian dari Indonesia .

UPDATE CORONA