Pelaku Penjual Kosmetik Ilegal di Tangkap Polisi

oleh -124.489 views
Ilegal

IDUL FITRI

Jambi I Realitas – Polisi Gerebek Penjualan Kosmetik Ilegal di Provinsi Jambi, dan menangkap pelaku diduga menjual Kosmetik Ilegal.

Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggerebek salah satu tokoh dan menangkap pelaku yang diduga menjual produk kosmetik tanpa izin edar dari Badan POM dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi.

Kanit Subdit 3 Polda Jambi, Ipda Rachmat Hidayat mengatakan sebelum penggerebekan tokoh kosmetik yang tidak memiliki izin dari BPOM tersebut, anggota Opsnal Polda Jambi menyamar sebagai pembeli melalui WhatsApp, pada hari Kamis tanggal 1 April tahun 2021.

“Anggota saya janjian dengan penjual bertemu di depan Mall Jamtos untuk melakukan transaksi. Pelaku FT membawa 2 paket kosmetik yang tidak memiliki izin dari BPOM,” terang Ipda Rachmat Hidayat, Sabtu (03/04/21).

Penangkapan pun dilakukan. Ketika diinterogasi, pelaku berinisial FT mengakui bahwa kosmetik tersebut didapatkan dari pelaku berinisial BL yang berada di Kabupaten Muaro Jambi.

Setelah mendapatkan informasi terkait lokasi, sekitar pukul pukul 18.00 WIB, barulah Tim Opsnal menggerebek salah satu tokoh yang menjual produk tanpa sertifikasi dari BPOM.

Tokoh ini berada di Jalan Kolonel Tarmizi Khodir, Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan.

“Di kios tersebut kita mendapatkan beberapa kosmetik yang tidak memiliki izin dari BPOM dan Dinkes. Tokoh tersebut diketahui milik FR,” tutur Perwira Pertama Polda Jambi .

Ipda Rachmat Hidayat mengatakan petugas kembali melakukan interogasi terhadap pemilik tokoh berinisial FR tadi.

Pelaku itu pun mengakui kosmetik yang dijualnya, berasal dari pelaku berinisial IY di kawasan Pasir Putih.

“Pelaku IY kita amankan di rumahnya. Kita temukan sejumlah kosmetik tanpa izin dari BPOM yang dipesan pelaku dengan aplikasi Shopee,” tegas Kanit Subdit 3 Polda Jambi.

Empat pelaku perempuan tersebut, serta sejumlah barang bukti kosmetik tanpa label BPOM dan izin dari Dinkes, kini diamankan di Mapolda Jambi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (*)

UPDATE CORONA