Dampak Penurunan Pendapatan Petani Karet di Masa Pandemi

oleh -132.489 views
Dampak
Gambar diambil saat penulis melakukan observasi ketika petani memanen karet di Gampong Bandrong

IDUL FITRI

Oleh : Nazira mahasiswa IAIN Langsa

Jatuhnya sektor pertanian disebabkan mewabahnya virus corona yaitu salah satunya karet.

REALITAS TV

Semasa pandemi ini harga bahan olah karet terus mengalami penurunan. Turunnya harga bahan olah karet disebabkan, pabrik crumb rubber membatasi pembelian bahan o1ah karet.

Pasalnya, penjualan bahan olah karet ke 1uar negeri mengalami penurunan sehingga gudang-gudang pada umumnya telah penuh dengan stok bahan olah karet yang mengendap dan belum bisa dijual.

Situasi dan kondisi mengenai penurunan harga ini sangat jelas memukul para petani karet.

Namun petani karet tetap berusaha tegar menghadapi ujian di kala penyebaran corona saat ini.

“Di tengah kondisi yang menghimpit petani ini, namun kami masih tetap bergerak untuk mengembangkan bahan olah karet, kami masih tetap eksis dan konsiten memperjual-beli bahan olah karet,” kata salah satu Kadus yang ada di Gampong Bandrong.

Adapun usaha mengembangkan penghidupan sering dilakukan dengan memanfaatkan aset me1alui berbagai ragam kegiatan yang merupakan usaha untuk mengoptima1kan kapabilitas yang dimiliki.

Hal itu di 1akukan petani mengingat sejumlah keterbatasan pedesaan, sekaligus peluang yang dapat diperoleh.

Keragaman kegiatan yang dilakukan petani karet di Gampong Bandrong berkaitan dengan fleksibelitas, bisa dilakukan secara simu1tan atau diambi dengan kegiatan 1ainnya.

Hal itu menunjukkan keberlangsungan kehidupan petani karet bersangkutan karena kemampuan beradaptasi pada situasi yang berubah cepat dan drastis.

Sebagaimana strategi penghidupan petani karet yang dimaksud adalah bagaimana petani karet merencanakan kehidupanya dalam jangka panjang dan me1akukan a1ternatif lain untuk mencukupi kebutuhanya apabila terjadi hambatan dalam pemenuhan kebutuhan hidup petani karet. 

Masyarakat petani dalam memenuhi kebutuhannya dengan bercocok tanam, karena kebutuhan petani cenderung meningkat, oleh sebab itu petani berusaha segenap kemampuannya untuk membudidayakan tanaman karet agar meningkatkan produksinya.

Untuk meningkatkan pendapatan dapat di1akukan dengan cara memperluas lahan pertanian dan menambah tenaga kerja, sedangkan kemampuan petani untuk memenuhi kebutuhan sendiri tergantung banyak faktor diantaranya sumber daya alam, pengalaman petani, teknologi pertanian.

Pada dasarnya petani karet di Gampong Bandrong memiliki 1ahan karet sangat luas-1uas, meskipun demikian di masa pandemi ini tidak dapat diraih keuntungan semaksima1 yang diharapkan.

Hal ini membuat para petani karet berpikir dengan ekstra cara yang akan ditempuh untuk meminimalisir terjadinya kerugian atas usaha pokoknya.

Terlihat pada gambar di atas bahwa terdapat banyak pohon getah dan lahan yang luas.

Saat penulis melakukan observasi di lokasi, tampak dengan jelas bahwa terjadinya penurunan pendapatan bagi para petani karet di Gampong Bandrong, hal tersebut juga diakui oleh salah satu petani karet, Bapak Agus menjelaskan bahwa:

“Semala masa pandemi ini kami memang mengalami penurunan pendapatan karena harga menurun dan hasil panen yang sekian banyak kami hasilkan tidak bisa dikirim ke luar faktor adanya pembatasan pengiriman akibat covid 19 ini.

Hal ini sangat memilukan untuk kami. Namun kami tetap berusaha untuk mencari cara untuk dapat mengembangkan usaha kami ini.”

Pernyataan salah satu petani karet di Gampong Bandrong.

UPDATE CORONA