BAI Aceh Timur, PT Medco Kurang Pengawasan Keselamatan Masyarakat

oleh -298.489 views
PT Medco

IDUL FITRI

Aceh Timur I Realitas – Terkait keracunan Gas yang tumbangkan warga Aceh Timur, PT Medco Aceh Timur Diduga Kurang Kompenten dalam pengawasan keselamatan masyarakat Aceh Timur Provinsi Aceh.

Ridwan Sekjen BAI Badan Advokasi Indonesia Aceh Timur, menduga PT Medco E&P Malaka Kurang Kompentensi Dalam Pengawasan Keselamatan Masyarakat umum serta lingkungan dalam ekploitasi migas di blok A Aceh Timur, Sabtu 10 April 2021.

REALITAS TV

Sekjen Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Timur Ridwan mengatakan kepada Wartawan, Minggu (11/4/2021) di Aceh Timur.

Pemda

Kegiatan Flaring PT. Medco E&P Malaka mengakibatkan setidaknya 36 warga harus dilarikan ke rumah sakit dan Sebanyak 259 jiwa dari 155 Kepala Keluarga di Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kecamatan Aceh Timur mengungsi akibat dampak asap gas beracun dari sumur Alei Siwah-11 milik perusahaan tersebut. ujar Sekjen BAI Ridwan.

PT Medco E&P Malaka tentu bukan perusahaan migas kecil maka sudah seharusnya menerapkan standar keselamatan kelas dunia (word clas safety) untuk menjamin keselamatan umum dan keselamatan lingkungan sekitarnya” Pungkasnya.

Aspek hukum keselamatan umum atau publik wajib di implementasikan dalam proses ekploitasi migas di Aceh Timur guna memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat di wilayah produksi. ujarnya.

Lebih lanjut Ridwan juga menjelaskan, “selain keselamatan umum Medco juga harus mengutamakan keselamatan lingkungan sekitarnya agar meminimalisir kerusakan lingkungan akibat limbah akibatnya produksi industri tersebut serta tidak mengabaikan hak – hak masyarakat disekitar.”

Ridwan mengapresiasi atas pernyataan dari Medco untuk bertanggung jawab dalam memberikan pendampingan atas warga yang terdampak Kejadian keracunan akibat kelalaian Medco.

Namun tidak hanya itu saja, BAI mendesak agar MEDCO tidak hanya memberikan pendampingan kepada warga yang terdampak keracunan tetapi juga memberikan kompensasi atas kerugian inmatril yang dirasakan oleh masyarakat. tegasnya.

Kita menuntut Medco ini memiliki SOP atau manajemen mitigasi bencana class world serta mengindahkan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan dan strategis pembangunan yang berkelanjutan agar tidak merugikan masyarakat sekitarnya tutupnya. (Zulham)

UPDATE CORONA