AS dan Rusia Panas Soal Ukraina, Biden Ajak Putin Bertemu

oleh -141.489 views
Foto File: Vladimir Putin dan Joe Biden

IDUL FITRI

Washington I Realitas – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menyerukan Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk meredakan ketegangan terkait Ukraina dalam percakapan telepon terbaru.

Biden juga mengajak Putin untuk bertemu guna membahas situasi terkini di perbatasan Ukraina setelah Rusia menambah pengerahan militer.

REALITAS TV

Seperti dilansir Reuters, Rabu (14/4/2021), Gedung Putih dan Kremlin melaporkan bahwa percakapan telepon terbaru antara Biden dan Putin dilakukan pada Selasa (13/4) waktu setempat. Itu menjadi komunikasi kedua antara keduanya sejak Biden menjabat pada Januari lalu.

Beberapa waktu terakhir, ketegangan antara AS dan Rusia meningkat setelah negara-negara Barat mendorong Moskow untuk mengakhiri peningkatan pengerahan militer di perbatasan Ukraina.

BACA JUGA :   OTT Hingga Saat Ini Bupati Nganjuk Masih Diperiksa di Polres

Menanggapi seruan itu, Rusia menyebut AS menunjukkan sikap permusuhan dan memperingatkan agar kapal-kapal perang AS menjauhi wilayah Crimea, yang dicaplok dari Ukraina tahun 2014 lalu.

Konflik antara pasukan pemerintah Ukraina dengan separatis pro-Rusia di Ukraina Timur yang berlangsung selama tujuh tahun terakhir dan menewaskan 14 ribu orang, kembali memanas beberapa waktu terakhir.

Dalam isyarat kekhawatiran soal ketegangan yang meningkat terkait Ukraina, Biden dalam teleponnya mengajak Putin untuk bertemu di negara ketiga, sembari menegaskan komitmen AS untuk kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina.

“Presiden Biden juga memperjelas bahwa Amerika Serikat akan bertindak tegas demi membela kepentingan nasional untuk merespons tindakan Rusia, seperti penyusupan siber dan campur tangan pemilu,” demikian pernyataan Gedung Putih.

BACA JUGA :   Kapolresta Pekanbaru Pastikan Keamanan Pemakaman Ustadz Tengku Zulkarnain

“Presiden menyuarakan keprihatinan kita soal peningkatan pengerahan militer Rusia secara tiba-tiba di Crimea yang diduduki dan di perbatasan Ukraina, dan menyerukan Rusia untuk meredakan ketegangan,” imbuh pernyataan tersebut.

Disebutkan juga dalam pernyataan itu bahwa Biden menegaskan kembali tujuan untuk menjalin ‘hubungan yang stabil dan bisa diprediksi’ dengan Rusia. Biden menyatakan bahwa pertemuan dalam beberapa bulan ke depan bisa mengatasi ‘berbagai masalah’ yang dihadapi kedua negara.

BACA JUGA :   Victor Yeimo DPO Aktor Kerusuhan Papua 2019 Ditangkap Satgas Nemangkawi

Kremlin dalam pernyataan terpisah membahas percakapan telepon itu menyebut bahwa Biden memberitahu Putin soal keinginannya menormalisasi hubungan dan bekerja sama dalam pengendalian senjata, program nuklir Iran, Afghanistan dan perubahan iklim.

Kremlin mengonfirmasi bahwa Biden mengusulkan digelarnya pertemuan tingkat tinggi dengan Putin, namun tidak menjelaskan lebih lanjut respons Putin soal usulan itu.

Usulan pertemuan tingkat tinggi ini disampaikan Biden setelah pada Maret lalu dia tidak merespons tawaran Putin untuk berdialog di depan publik. Tawaran itu disampaikan Putin setelah Biden dalam sebuah wawancara menyebut Putin sebagai ‘pembunuh’. (*)

UPDATE CORONA