Senator RI : Kematian Ma Kyal Sin Menambah Daftar Panjang Kekejaman Militer Myanmar

oleh -966.489 views
Senator RI
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD - RI) Fachrul Razi

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Ikut Berduka, Senator RI : Kematian Ma Kyal Sin Menambah Daftar Panjang Kekejaman Junta Militer Myanmar.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD – RI) yang juga Senator Asal Aceh Fachrul Razi turut menyampaikan dukacita atas kematian Aktivis Ma Kyal Sin (Deng Jia Xi) atau sapaan Angel akibat kekejaman Junta Militer Myanmar dengan menembak mati Wanita muda tersebut, Kamis (4/3/2021)

REALITAS TV

Perempuan bernama Ma Kyal Sin atau akrab disapa Angel tewas ditembak di tempat oleh militer Myanmar. Angel ikut dalam aksi unjuk rasa dengan mengenakan kaus bertuliskan “Everything Will Be OK” (semua akan baik-baik saja).

BACA JUGA :   Dandim 0301/Pbr Ikuti Ziarah Kubur Peringatan HUT Korem 031/WB Ke 62

Angel merupakan mahasiswi 19 tahun yang ikut serta dalam unjuk rasa agar krisis politik soal kudeta militer Myanmar segera usai. Saat unjuk rasa, Angel membawa tulisan yang dibungkus dengan plastik anti air. Ada pesan yang ditulis Angel di sana.

BACA JUGA :   Jason Penganiayaan Perawat RS Siloam Sriwijaya, Palembang di Jerat Dengan Pasal Berlapis

Senator menambahkan, kekejaman junta militer Myanmar terhadap demonstran telah cukup mengkhawatirkan dan menimbulkan gejolak baru dikawasan ASEAN.

” Kami mengutuk keras tindakan sporadis militer myanmar terhadap demonstran, apalagi telah menewaskan 50 warganya sendiri ” jelasnya.

Ketua Komite I DPD – RI tersebut juga meminta Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk secara tegas mengambil tindakan diplomasi, bersama negara – negara ASEAN lainnya, serta menjembatani konflik Kudeta dinegeri 1000 Pagoda Emas tersebut agar segera membaik.

” Sebagai mantan Mahasiswa dan Aktivis saya berduka atas kematian Ma Kyal Sin, dia masih sangat muda, Junta Militer Myanmar harus diberikan Sangsi tegas oleh pihak Internasional” jelasnya. (*)

UPDATE CORONA