Merasa Terancam, Mantan Pasien RSJ Tikam Perawat di Bandara Soekarno Hatta

oleh -93.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Mediarealiats.com – Remaja berinisial RA (19) yang diduga menyayat leher seorang perawat yayasan bernama, Deri Winanto (32).

Sudah menyelesaikan proses observasi di RS Jiwa Soeharto Heerdjan. RA dinyatakan mengalami gangguan jiwa.

REALITAS TV

“Dinyatakan mengalami gangguan jiwa atau gila dari hasil observasi selama 15 hari di Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan Grogol” kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Alexander Yurikho, saat dimintai konfirmasi, Selasa (16/3/2021).

Alexander mengatakan RA memiliki gangguan jiwa berat. RA diwajibkan menjalani perawatan lebih lanjut.

BACA JUGA :   21 April 2021 Diperingati Hari Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang

“Di visum et repertum psikitarium hasilnya tersangka mengalami gangguan jiwa berat yang memerlukan perawatan berkelanjutan,” ujar Alexander.

Alexander mengatakan RA akan dikembalikan kepada pihak keluarga. Petugas akan melakukan pengawasan ketat kepada RA selama menjalani perawatan di rumahnya.

“Hari ini juga akan kita kembalikan ke keluarga untuk diawasi secara ketat,” tuturnya.

Peristiwa penyerangan RA kepada Deri diduga terjadi pada Jumat (26/2) dini hari di parkiran terminal 2 Bandara Soetta.

Saat itu orang tua pelaku dan korban tengah mencari RA yang melarikan diri dari rumah.

BACA JUGA :   Sebagai Prajurit Profesional, Wanita TNI Juga Memiliki Peran Ganda

RA ditemukan di parkiran Terminal 2 Bandara Soetta, namun tanpa diduga pelaku segera menyerang korban.

Remaja itu menyayat leher korban menggunakan pisau cukur hingga korban berdarah.

“Sekira pukul 00.55 WIB korban bertemu pelaku dan secara tiba-tiba pelaku menyayat leher sebelah kiri korban hingga mengalami pendarahan,” ujar Alexander.

Baca juga:

PPNI Minta Pria Sayat Leher Perawat di Parkiran Soetta Ditindak Tegas

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat. RA kemudian diamankan oleh petugas sekuriti di tempat kejadian.

BACA JUGA :   Diduga Jadi Sarana Propaganda KKB, FLKN Papua Laporkan Jubi.co.id Ke Dewan Pers dan Polisi

Polisi mengamankan barang bukti satu pisau cukur jenggot dan tas milik pelaku. Polisi kemudian membawa RA ke RS Jiwa Soeharto Heerdjan untuk dilakukan observasi kejiwaan.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 351 dan atau Pasal 352 KUHP dan atau Pasal 2 Ayat (1) Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara. (*)

Sumber: Dtc

UPDATE CORONA