Ratusan Kendaraan Terbakar di Perbatasan Iran-Afghanistan

oleh -284.489 views
Ratusan kendaraan

IDUL FITRI

Herat I Realitas – Ratusan kendaraan Terbakar di Perbatasan Iran-Afghanistan.

Ratusan kendaraan berisi bahan bakar meledak di pos bea cukai di Afghanistan. Kejadian di dekat perbatasan dengan Iran itu menyebabkan sekitar 60 orang terluka.

REALITAS TV

 Minggu (14/02/2021) akibat kejadian itu, pasokan listrik sempat terganggu dan menyebabkan kerugian jutaan dolar.

Otoritas Iran mengirimkan mobil pemadam kebakaran dan ambulans ke seberang perbatasan, sementara sejumlah penduduk setempat membantu mematikan kobaran api di kota perbatasan Qala.

Lebih dari 300 kendaraan yang membawa gas, diesel, dan bensin meledak.

Laporan awal mengatakan kobaran api muncul setelah sebuah kapal tanker gas meledak. Para pejabat mengatakan bahwa penyebabnya belum jelas.

Gubernur Provinsi Barat Herat, Waheed Qatali mengatakan pihak berwenang Iran dan personel yang dipimpin NATO di Afghanistan diminta bantuan untuk membantu memadamkan api.

Kejadian itu merusak infrastruktur listrik, menyebabkan sebagian besar ibu kota Herat tanpa listrik.

Dari gambar yang ditayangkan di televisi, asap hitam tebal dan nyala api membumbung tinggi di udara.

Pada Sabtu malam (13/02/2021) juru bicara Gubernur Herat, Jilani Farhad mengatakan bahwa api dapat dikendalikan tetapi sekitar 500 kendaraan telah hangus terbakar.

BACA JUGA :   Pantau Operasi Yustisi, Kapolda Metro Jaya Minta Warga Taati Prokes

Sebelumnya, petugas penyelamat dan pasukan keamanan Afghanistan memindahkan ratusan tanker bahan bakar dan gas dari daerah itu, sementara Misi Dukungan Tegas Internasional dihubungi untuk memberikan bantuan pemadam kebakaran via udara.

Pejabat darurat regional, Mohsen Nejat, mengatakan kepada televisi bahwa pihaknya telah mengirim 21 ambulans dan 20 truk pemadam kebakaran ke tempat kejadian.

“Tidak diketahui apakah pengemudi bisa melarikan diri atau tidak, ” ujarnya.

Wahid Tawhidi, juru bicara perusahaan distribusi listrik Afghanistan Breshna Sherkat, mengatakan 100 megawatt (MW) listrik yang diimpor dari Iran ke provinsi Herat telah diputus karena dua tiang terbakar.

BACA JUGA :   Gumarang: Politik Sensasi Atau Prestasi Lagi Ngetren Sekarang

Younus Qazizada, kepala Kamar Dagang dan Industri Herat, mengatakan bahwa kobaran api telah menyebabkan kerugian hingga jutaan dolar.

“Investigasi awal menunjukkan bahwa sejauh ini lebih dari $ 50 juta kerugian akibat kebakaran,” katanya.

Tujuh belas orang yang terluka dibawa ke rumah sakit dan jumlah korban bisa meningkat, kata juru bicara departemen kesehatan Herat, Mohammed Raffia Shiraz. (*)

Sumber :(Dtc)

UPDATE CORONA